Puisi Rakyat

Puisi merupakan salah satu karya sastra lama yang keberadaannya masih sangat populer hingga saat ini dan tema atau topiknya juga mengikuti perkembangan zaman namun tetap tidak mengubah kaidah dasarnya.

Jenis puisi juga sangat beragam dan salah satu jenis puisi yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini adalah puisi rakyat. Nah untuk penjelasan lebih lanjutnya simak uraian dibawah ini.

  1. Pengertian Puisi Rakyat
  2. Ciri-Ciri Puisi Rakyat
  3. Jenis Puisi Rakyat & Contohnya
    1. Mantra
    2. Pantun
    3. Syair
    4. Karmina
    5. Talibun
    6. Gurindam
    7. Seloka

Pengertian Puisi Rakyat

pengertian puisi rakyat

Puisi rakyat adalah salah satu jenis puisi lama yang terikat oleh kaidah puisi yang berisi nilai-nilai budaya warisan nenek moyang dalam suatu masyarakat yang anonim atau tidak diketahui siapa pengarangnya.

Kaidah puisi yang dimaksud diatas antara lain sebagai berikut.

  • Jumlah kata dalam satu baris
  • Jumlah baris dalam satu bait
  • Rima atau sajak
  • Irama

Baca Juga: Contoh Puisi Singkat.

Ciri-Ciri Puisi Rakyat

ciri-ciri puisi rakyat

Nah agar kalian lebih paham dan dapat membedakan jenis puisi rakyat dengan puisi lainnya simak ciri-ciri puisi rakyat dibawah ini antara lain.

  1. Anonim atau tidak diketahui siapa pengarangnya karena merupakan karya sastra turun-temurun.
  2. Merupakan karya sastra lisan karena penyebarannya lewat mulut ke mulut.
  3. Terikat oleh kaidah puisi.

Baca Juga: Ciri-Ciri Puisi.

Jenis Puisi Rakyat & Contohnya

jenis puisi rakyat

Puisi rakyat ini dapat dibedakan menjadi beberapa jenis antara lain sebagai berikut. Lengkap dengan contoh puisi rakyat.

Mantra

Mantra merupakan ucapan atau kata-kata yang dianggap memiliki kekuatan sihir atau ghaib yang dirangkai menggunakan irama.

Contoh Mantra

Mantra Untuk Memanggil Makhluk Halus

Yang beralun berilir simayang
Mari kecil, kemari
Aku menyanggul rambutmu
Aku membawa sadap gading
Akan membasuh mukamu

Pantun

Pantun merupakan puisi lama berbahasa melayu yang populer di Indonesia. Pantun ini terdiri dari empat baris dimana baris pertama dan kedua merupakan sampiran sedangkan baris ketiga dan keempat merupakan ini dengan sajak a-b-a-b.

Contoh Pantun

Pantun Nasehat

Pergi kepasar borong semua
Tidak lupa menawar harga
Berbaktilah pada orang tua
Agar kelak masuk surga

Syair

Syair merupakan jenis salah satu puisi lama yang berasal dari persia. Syair ini terdiri dari empat baris dimana akhir kalimatnya memiliki bunyi suara yang sama.

Contoh Syair

Syair Pendidikan

Dengarlah wahai anakanda
Rajinlah belajar sepanjang masa
Ilmu tiada pernah habis dieja
sebagai bekal sepanjang usia

Dengan ilmu engkau terjaga
Dari suramnya waktu dan masa
Cemerlang akan senantiasa
Menyinari dirimu di masa dewasa

Karmina

Karmina merupakan pantun kilat alias pantun yang hanya terdiri dari dua baris dimana beris pertama merupakan sampiran sedangkan baris kedua merupakan isi dengan sajak a-a.

Contoh Karmina

Karmina Hiburan

Gendang gendut tali kecapi
Kenyang perut senang hati

Talibun

Talibun merupakan puisi rakyat yang terdiri lebih dari empat baris bisa enam baris hingga dua puluh baris dengan sajak a-b-c-a-b-c, a-b-c-d-a-b-c-d dan seterusnya.

Contoh Talibun

Talibun Cinta

Beli nasi lauk rendang
Ingat sambal cabai hijau
Pakai kertas anti basah
Kalau cinta mulai terbayang
Di pikiran hanya dikau
Membuat hati galau gelisah

Gurindam

Gurindam merupakan puisi yang berasal dari India yang terdiri dari dua bait dimana masing-masing baitnya terdiri dari dua baris dengan sajak a-a.

Contoh Gurindam

Gurindam Pendidikan

Ketika engkau sedang belajar
Haruslah dengan tekun dan juga sabar

Jika sedang belajar meraih faedah
Jangan hanya sekadar meraih ijazah

Seloka

Seloka merupakan jenis puisi klasik melayu yang umumnya terdiri dari empat baris namun ada juga yang lebih baik berbentuk pantun maupun syair.

Contoh Seloka

Seloka Kasih Sayang

Sudah bertemu kasih sayang
Duduk terkurung malam siang
Hingga setapak tiada renggang
Tulang sendi habis berguncang

Mungkin saat ini jenis puisi lama yang masih sangat populer adalah pantun untuk itu kita sebagai generasi penerus bangsa harus mempelajari dan melestarikan segala jenis karya sastra lama agar tidak hilang termakan zaman.

Demikian sedikit informasi mengenai Puisi Rakyat, jenis dan contoh puisi rakyat. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam artikel ini. Terimakasih