Mexi Kehidupan lebih berarti jika berguna bagi banyak orang, penyuka drama korea.

Hukum Newton 1 2 3: Pengertian, Bunyi, Rumus dan Contoh

3 min read

Hukum Newton merupakan salah satu hukum yang biasanya dipelajari dalam pelajaran fisika fisika. Biasanya materi mengenai hukum newton ini mulai diajarkan sejak sekolah menengah namun tidak jarang pada sekolah dasar juga sudah dipelajari meskipun belum secara mendalam.

Hukum newton ini banyak cntohnya dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya satu namun hukum newton terbagi menjadi 3 jenis yaitu hukum newton 1, 2 dan 3. Apasih bedanya ketiga hukum newton ini? simak penjelasannya dibawah ini.

 

Pengertian Hukum Newton

Secara umum hukum newton diartikan sebagai hukum fisika yang dijadikan sebagai dasar teori klasik untuk menggambarkan keterkaitan antara gaya yang bekerja pada suatu benda bergerak. Hampir semua rumus fisika ada hubungannya dengan gerak dalam kehidupan manusia sehari-hari mulai dari jarak hingga ketinggian.

Sehingga penting untuk mempelajari hukum newton ini karena berkaitan erat dengan kehidupan manusia. Bahkan hukum newton menjadi salah satu aturan wajib yang penting untuk diterapkan dalam ilmu fisika. Benda yang bergerak sangat sulit jika di jelaskan dengan logika, namun jika menggunakan hukum newton kecepatan serta jaraknya dapat dihitung.

Baik benda yang jatuh dari atas kebawah maupun benda yang bergeser dari suatu titik ke titik lain, hal itu dapat di artikan bahwa benda itu bergerak atau berpindah tempat dengan adanya hukum newton.

 

 

Bunyi Hukum Newton

Berikut ini adalah 3 (tiga) bunyi hukum newton, simak dengan baik.

 

Hukum Newton 1

“Jika resultan gaya yang bekerja pada benda yang sama dengan nol, maka benda yang mula-mula diam akan tetap diam. Benda yang mula-mula bergerak lurus beraturan akan tetap lurus beraturan dengan kecepatan tetap.”

Rumus Hukum Newton 1

Berikut ini adalah rumus hukum newton 1.

Rumus Hukum Newton 1

 

Contoh Hukum Newton 1

Berikut ini adalah beberapa contoh huum newton 1 (satu), antara lain.

  • Saat menaiki mobil yang bergerak cepat kemudian mobil tersebut mengerem secara tidak perlahan atau mendadak maka penumpang akan terdorong kedepan.
  • Mobil berjalan keadaan pelan kemudian mendadak menginjak gas maka penumpang dalam mobil tersebut akan terdorong ke belakang.
  • Jika meletakkan suatu benda contohnya koin diatas kertas kemudian kertas tersebut ditarik secara cepat, maka koin tersebut akan tetap pada posisinya atau tidak bergerak.

Baca Juga : Gerak Lokomotor: Pengertian, Contoh dan Manfaat Gerak Lokomotor

 

Hukum Newton 2

“Percepatan dari suatu benda akan sebanding dengan jumlah gaya (resultan gaya) yang bekerja pada benda tersebut dan berbanding terbalik dengan massanya.”

 

Rumus Hukum Newton 2

Berikut ini adalah rumus hukum newton 2.

Rumus Hukum Newton 2

Contoh Hukum Newton 2

Berikut ini adalah beberapa contoh hukum newton 2 (dua), antara lain.

  • Menarik gerobak mengangkut pupuk dari rumah ke lading.
  • Jika ditarik dengan gaya yang sama mobil-mobilan yang massanya lebih besar (ada beban) percepatannya lebih kecil, sedangkan pada mobil-mobilan yang sama (massa sama) jika ditarik dengan gaya yang lebih besar akan mengalami percepatan yang lebih besar pula.
  • Menggiring bola pada permukaan datar.

 

Hukum Newton 3

“Jika suatu benda memberikan gaya pada benda lain maka benda yang dikenai gaya akan memberikan gaya yang besarnya sama dengan gaya yang di terima dari benda pertama tetapi arahnya berlawanan.”

Rumus Hukum Newton 3

Untuk hukum newton 3 terdapat 3 jenis rumus yaitu gaya gesek, gaya berat dan gaya sejenis.

Gaya Gesek

Gaya Gesek

Gaya Berat

Gaya Berat

Gaya Sejenis

Gaya Sejenis

Contoh Hukum Newton 3

  • Pada saat duduk pada kursi busa, berat badan akan menekan kursi kebawah, sedangkan kursi akan menahan berat badan keatas.
  • Melempar bola pada dinding maka bola akan berbalik dengan kekuatan sama.
  • Jika seseorang memakai sepatu roda dan mendorong dinding, maka dinding akan mendorong sebesar sama dengan gaya yang kamu keluarkan tetapi arahnya berlawanan, sehingga orang tersebut terdorong menjauhi dinding.

 Baca Juga : Rumus Kecepatan, Waktu, Jarak, Contoh Soal dan Pembahasan

 

 

Contoh Soal

1. Sebuah balok bermassa 5 kg (berat w = 50 N) digantung dengan tali dan diikatkan pada atap. Jika balok diam maka berapakah tegangan talinya?

Jawab:

Gaya-gaya yang bekerja pada balok seperti gambar di bawah ini, karena balok diam, maka berlaku hukum I Newton yaitu sebagai berikut.

Jadi, gaya tegangan tali yang bekerja pada balok tersebut adalah 50 Newton.

2. Benda bermassa 10 kg diikat tali dan dibentuk sistem seperti pada gambar (a) berikut ini. Jika sistem itu diam dan percepatan gravitasi g = 10 m/s2maka tentukan tegangan tali T1 dan T2!

Berat benda adalah sebagai berikut.

w = mg

w = 10 kg × 10 m/s2

w = 100 N

Dengan menggunakan metode analisis sama seperti pada contoh soal sebelumnya di mana diagram gaya ditunjukkan pada gambar (b), maka resultan gaya yang bekerja pada sistem ini adalah sebagai berikut.

 

Demikian penjelasan singkat mengenai hukum newton 1,2 dan 3 semoga dapat membantu anda lebih memahami mengenai jenis hukum fisika yang satu ini. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam artikel ini. Terimakasih.

Mexi Kehidupan lebih berarti jika berguna bagi banyak orang, penyuka drama korea.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DarkLight