√ Pengertian Istiqomah: Pendapat Ulama, Manfaat dan Cara Istiqomah

Pengertian Istiqomah: Pendapat Ulama, Manfaat dan Cara Istiqomah

Pengertian Istiqomah: Pendapat Ulama, Manfaat dan Cara Istiqomah

Kita sering sekali mendengar istilah istiqomah, tapi apa kamu mengerti apa itu istilah istiqomah? Nah, bagi kamu yang belum tahu apa itu Istiqomah, kamu tepat sekali mengunjungi artikel ini. Karena pintarnesia akan memaparkan dan menjelaskan mengenai istilah istiqomah mulai dari pengertian istiqomah, tips atau cara istiqomah dan manfaat istiqomah untuk hidup kita.

Kata istiqomah sering disebut atau didengar karena sering diucapkan dalam banyak kegiatan dan agenda, lebih khususnya dalam perihal ibadah dan juga pekerjaan. lalu apa sebenarnya arti kata istiqomah itu? Berikut ini adalah penjelasan dari kata istiqomah dibawah ini.

 

Pengertian Istiqomah

Istilah istiqomah memiliki arti lurus, tegak atau dalam bahasa bakunya adalah konsisten. Ataudengan kata lain pengertian istiqomah adalah berpegangan teguh dengan agama dan kokoh (tidak goyah dan tegar) di atasnya. Sedangkan secara istilah, kata istiqomah memiliki arti menjaga perbuatannya tetap pada jalan yang lurus dan konsisten (tidak berubah karena sesuatu).

Dalam agama Islam Istiqomah memiliki arti menjaga segala taqwa dan iman dijalan Allah SWT dengan tetap beribadah, serta menjauhi larangannya dan senantiasa menjalani perintahnya.

 

 

Pendapat Para Ulama Mengenai Istiqomah

Para ulama memiliki pendapat yang berbeda – beda mengenai arti atau pengertian kata istiqomah itu sendiri. Berikut ini adalah beberapa ulama yang berpendapat mengenai kata istiqomah, di antaranya adalah:

  • Umar Bin Khattab, memaknai kata istiqomah sebagai anjuran untuk bisa bertahan dalam sebuah perintah dan juga larangan, serta tidak berpaling dari yang lainnya.
  • Utsman Bin Affan, memaknai kata istiqomah sebagai ikhlas.
  • Ali Bin Abi Thalib, memaknai kata istiqomah sebagai tindakan atau sesuatu yang melakukan kewajiban.
  • Abu Bakar Ash Shidiq, memaknai kata istiqomah sebagai tidak menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu apapun.
  • An – Nawani, memaknai kata istiqomah sebagai tetap dalam ketaatan. Sehingga kata istiqomah memiliki arti bahwa seseorang senantiasa ada dalam ketaatan dan di jalan lurus dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT.
  • Ar – Raghiib, memaknai kata istiqomah sebagai tetap di jalan yang lurus.
  • Ibnu Taimayah, memaknai kata istiqomah sebagai ketetapan dalam mencintai, serta beribadah kepada Allah SWT tanpa menoleh – noleh, baik itu menoleh ke kanan ataupun menoleh ke kiri.
  • Ibnu Abbas, memaknai kata istiqomah dengan tiga arti. Diantaranya adalah, yang pertama istiqmah dengan hati, yakni dengan melakukan segala sesuatu dengan disertai dengan niat yang jujur. Yang kedua adalah istiqomah dengan jiwa, dimana seseorang senantiasa menjalankan ibadah serta ketaatan kepada Allah SWT secara terus menerus. Serta yang terakhir adalah istiqomah dengan lisan yakni sikap bertahan dengan membaca syahadat.

 

Allah SWT berfirman di dalam salah surat Fushilat, yang artinya adalah :

“Sesungguhnya, orang-orang yang mengatakan “Tuhan kami adalah Allah lalu mereka istiqomah kepada pendirian mereka, maka Malaikat pun akan turun kepada mereka seraya mengatakan “Janganlah engkau merasa takut dan janganlah engkau merasa sedih dan bergembiralah kamu mendapatkan surga yang sudah dijanjikan oleh Allah kepada engkau”. (QS Fushilat: 30)

 

Berdasarkan pendapat dari Tafsir ‘Aisar, makna dari akta istiqomah adalah orang – orang yang benar – benar meyakini akan kebenaran dari agama Islam itu sendiri, dengan cara tidak pernah menekankan kepercayaan yang lain. Juga suatu sikap konsisten dalam melaksanakan ibadah dan menjauhi kemungkaran, maka Malaikat pun akan turun kepadanya sebanyak 2 (dua) kali.

Ayat diatas juga diperkuat dengan adanya hadist, bahwa seseorang bertanya kepada Rasulullah “Ya Rasul, tolong ajarkanlah kepada perihal sesuatu yang penting di dalam islam dan saya tidak akan pernah bertanya lagi kepada siapa pun”. Kemudian Rasulullah menjawab “Katakanlah bahwa aku beriman kepada Allah, kemudian istiqomah atau konsisten dalam menjalankan perintah-Nya dan juga menjauhi larangan-Nya”.

Seseorang yang memiliki sifat istiqomah, maka ia akan senantiasa kokoh dalam menjaga aqidahnya, serta tidak akan goyah dari sisi keimanan dalam menjalani berbagai tantangan hidup. Walaupun orang itu sedang kekurangan uang, serta dicaci maki mereka akan senantiasa konsisten dan tidak akan roboh dari sisi keimanannya.

Sehingga bisa disimpulkan bahwa arti dari istiqomah adalah konsisten dalam melakukan suatu kebaikan. Selain itu, orang yang senantiasa istiqomah maka akan lebih teguh dalam pendirian serta tidak pula mudah tergoyahkan oleh beragam rintangan untuk mencari dan memperoleh Rido dari Allah SWT.

 

 

Manfaat Istiqomah dalam Kehidupan

Ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh saat kita istiqomah. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa kamu peroleh dari istiqomah yang bisa kamu dapatkan, di antaranya adalah:

1. Mencegah Manusia Melakukan Kejahatan

Manfaat istiqomah yang pertama adalah mencegah manusia melakukan kejahatan, istiqomah bisa menghindarkan seseorang dari berbagai perbuatan yang tidak baik atau jahat. Sehingga kamu bisa menjadi orang yang lebih baik dalam menjalani kehidupan ini.

 

2. Mendorong Melakukan Kebaikan

Manfaat istiqomah yang kedua adalah mendorong melakukan kebaikan, selain bisa mencegah manusia melakukan kejahatan, istiqomah juga bisa mendorong seseorang untuk senantiasa untuk melakukan kebaikan. Dengan memegang teguh istiqomah, kamu akan selalu memperbaiki diri.

 

3. Tahan Terhadap Godaan yang Tidak Baik

Manfaat istiqomah yang ketiga adalah tahan terhadap godaan, dengan istiqomah seseorang akan senantiasa tahan terhadap dari godaan apapun. Baik itu godaan untuk berbuat buruk dan hal yang lain, yang bisa membuat seseorang menjadi tidak baik.

 

 

Tips atau Cara Istiqomah

Ada berbagai cara atau tips supaya kamu bisa menjadi istiqomah, berikut ini adalah berbagai cara atau tips supaya kamu bisa menjadi istiqomah, di antaranya adalah:

1. Lakukan Amalan Secara Bertahap

Tips atau cara yang pertama adalah lakukan amalan secara bertahap, mulailah untuk melakukan ibadah dari hal yang paling kecil terlebih dahulu. Tapi, kamu harus senantiasa melakukannya secara rutin setiap hari. Karena sesuatu hal yang baik dan dilakukan secara rutin setiap hari, maka bisa sangat bermanfaat untuk kamu.

 

2. Ikhlaskan Niat

Sebenarnya cara yang satu ini harus kamu lakukan terlebih dahulu sebelum kamu menjalankan cara yang lain. Niatkan diri kamu sendiri bahwa semua kebaikan yang dilakukan kamu merupakan semata – mata karena Allah SWT. Jangan pernah sekalipun menghadirkan yang lain di dalam pikiran kamu selain Allah SWT, serta usahakan untuk senantiasa melakukan segala hal dengan ikhlas supaya benar – benar menjadi pribadi yang lebih baik.

 

3. Bersabar dalam Menjalankan

Setalah itu kamu harus bersabar dalam menjalankan atau melaksanakan semua itu, karena istiqomah sendiri merupakan hal yang sangat sulit untuk direalisasikan atau diwujudkan. Untuk memulainya saja sangat sulit, sehingga kamu harus benar – benar memaksakan diri dalam hal ini. Tapi, jika kamu sudah terbiasa dalam menjalankannya, maka akan ringan untuk dilakukan.

 

Nah, itulah sedikit pemaparan dan penjelasan mengenai istiqomah mulai dari pengertian istiqomah, manfaat istiqomah, serta tipsa atau cara supaya kita menjadi pribadi yang istiqomah. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita mengenai istiqomah, serta bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi, atau bahkan menjadi pribadi yang istiqomah. Jika ada kelasahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.



Pengertian Vulkanisme: Jenis, Gejala, Tanda-Tanda, Proses dan Dampak Vulkanisme

Pengertian Vulkanisme: Jenis, Gejala, Tanda-Tanda, Proses dan Dampak Vulkanisme

Kita sering sekali mendengar istilah istiqomah, tapi apa kamu mengerti apa itu istilah istiqomah? Nah, bagi kamu yang belum tahu apa itu Istiqomah, kamu tepat sekali mengunjungi artikel ini. Karena pintarnesia akan memaparkan dan menjelaskan mengenai istilah istiqomah mulai dari pengertian istiqomah, tips atau cara istiqomah dan manfaat istiqomah untuk hidup kita.

Kata istiqomah sering disebut atau didengar karena sering diucapkan dalam banyak kegiatan dan agenda, lebih khususnya dalam perihal ibadah dan juga pekerjaan. lalu apa sebenarnya arti kata istiqomah itu? Berikut ini adalah penjelasan dari kata istiqomah dibawah ini.

 

Pengertian Istiqomah

Istilah istiqomah memiliki arti lurus, tegak atau dalam bahasa bakunya adalah konsisten. Ataudengan kata lain pengertian istiqomah adalah berpegangan teguh dengan agama dan kokoh (tidak goyah dan tegar) di atasnya. Sedangkan secara istilah, kata istiqomah memiliki arti menjaga perbuatannya tetap pada jalan yang lurus dan konsisten (tidak berubah karena sesuatu).

Dalam agama Islam Istiqomah memiliki arti menjaga segala taqwa dan iman dijalan Allah SWT dengan tetap beribadah, serta menjauhi larangannya dan senantiasa menjalani perintahnya.

 

 

Pendapat Para Ulama Mengenai Istiqomah

Para ulama memiliki pendapat yang berbeda – beda mengenai arti atau pengertian kata istiqomah itu sendiri. Berikut ini adalah beberapa ulama yang berpendapat mengenai kata istiqomah, di antaranya adalah:

  • Umar Bin Khattab, memaknai kata istiqomah sebagai anjuran untuk bisa bertahan dalam sebuah perintah dan juga larangan, serta tidak berpaling dari yang lainnya.
  • Utsman Bin Affan, memaknai kata istiqomah sebagai ikhlas.
  • Ali Bin Abi Thalib, memaknai kata istiqomah sebagai tindakan atau sesuatu yang melakukan kewajiban.
  • Abu Bakar Ash Shidiq, memaknai kata istiqomah sebagai tidak menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu apapun.
  • An – Nawani, memaknai kata istiqomah sebagai tetap dalam ketaatan. Sehingga kata istiqomah memiliki arti bahwa seseorang senantiasa ada dalam ketaatan dan di jalan lurus dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT.
  • Ar – Raghiib, memaknai kata istiqomah sebagai tetap di jalan yang lurus.
  • Ibnu Taimayah, memaknai kata istiqomah sebagai ketetapan dalam mencintai, serta beribadah kepada Allah SWT tanpa menoleh – noleh, baik itu menoleh ke kanan ataupun menoleh ke kiri.
  • Ibnu Abbas, memaknai kata istiqomah dengan tiga arti. Diantaranya adalah, yang pertama istiqmah dengan hati, yakni dengan melakukan segala sesuatu dengan disertai dengan niat yang jujur. Yang kedua adalah istiqomah dengan jiwa, dimana seseorang senantiasa menjalankan ibadah serta ketaatan kepada Allah SWT secara terus menerus. Serta yang terakhir adalah istiqomah dengan lisan yakni sikap bertahan dengan membaca syahadat.

 

Allah SWT berfirman di dalam salah surat Fushilat, yang artinya adalah :

“Sesungguhnya, orang-orang yang mengatakan “Tuhan kami adalah Allah lalu mereka istiqomah kepada pendirian mereka, maka Malaikat pun akan turun kepada mereka seraya mengatakan “Janganlah engkau merasa takut dan janganlah engkau merasa sedih dan bergembiralah kamu mendapatkan surga yang sudah dijanjikan oleh Allah kepada engkau”. (QS Fushilat: 30)

 

Berdasarkan pendapat dari Tafsir ‘Aisar, makna dari akta istiqomah adalah orang – orang yang benar – benar meyakini akan kebenaran dari agama Islam itu sendiri, dengan cara tidak pernah menekankan kepercayaan yang lain. Juga suatu sikap konsisten dalam melaksanakan ibadah dan menjauhi kemungkaran, maka Malaikat pun akan turun kepadanya sebanyak 2 (dua) kali.

Ayat diatas juga diperkuat dengan adanya hadist, bahwa seseorang bertanya kepada Rasulullah “Ya Rasul, tolong ajarkanlah kepada perihal sesuatu yang penting di dalam islam dan saya tidak akan pernah bertanya lagi kepada siapa pun”. Kemudian Rasulullah menjawab “Katakanlah bahwa aku beriman kepada Allah, kemudian istiqomah atau konsisten dalam menjalankan perintah-Nya dan juga menjauhi larangan-Nya”.

Seseorang yang memiliki sifat istiqomah, maka ia akan senantiasa kokoh dalam menjaga aqidahnya, serta tidak akan goyah dari sisi keimanan dalam menjalani berbagai tantangan hidup. Walaupun orang itu sedang kekurangan uang, serta dicaci maki mereka akan senantiasa konsisten dan tidak akan roboh dari sisi keimanannya.

Sehingga bisa disimpulkan bahwa arti dari istiqomah adalah konsisten dalam melakukan suatu kebaikan. Selain itu, orang yang senantiasa istiqomah maka akan lebih teguh dalam pendirian serta tidak pula mudah tergoyahkan oleh beragam rintangan untuk mencari dan memperoleh Rido dari Allah SWT.

 

 

Manfaat Istiqomah dalam Kehidupan

Ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh saat kita istiqomah. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa kamu peroleh dari istiqomah yang bisa kamu dapatkan, di antaranya adalah:

1. Mencegah Manusia Melakukan Kejahatan

Manfaat istiqomah yang pertama adalah mencegah manusia melakukan kejahatan, istiqomah bisa menghindarkan seseorang dari berbagai perbuatan yang tidak baik atau jahat. Sehingga kamu bisa menjadi orang yang lebih baik dalam menjalani kehidupan ini.

 

2. Mendorong Melakukan Kebaikan

Manfaat istiqomah yang kedua adalah mendorong melakukan kebaikan, selain bisa mencegah manusia melakukan kejahatan, istiqomah juga bisa mendorong seseorang untuk senantiasa untuk melakukan kebaikan. Dengan memegang teguh istiqomah, kamu akan selalu memperbaiki diri.

 

3. Tahan Terhadap Godaan yang Tidak Baik

Manfaat istiqomah yang ketiga adalah tahan terhadap godaan, dengan istiqomah seseorang akan senantiasa tahan terhadap dari godaan apapun. Baik itu godaan untuk berbuat buruk dan hal yang lain, yang bisa membuat seseorang menjadi tidak baik.

 

 

Tips atau Cara Istiqomah

Ada berbagai cara atau tips supaya kamu bisa menjadi istiqomah, berikut ini adalah berbagai cara atau tips supaya kamu bisa menjadi istiqomah, di antaranya adalah:

1. Lakukan Amalan Secara Bertahap

Tips atau cara yang pertama adalah lakukan amalan secara bertahap, mulailah untuk melakukan ibadah dari hal yang paling kecil terlebih dahulu. Tapi, kamu harus senantiasa melakukannya secara rutin setiap hari. Karena sesuatu hal yang baik dan dilakukan secara rutin setiap hari, maka bisa sangat bermanfaat untuk kamu.

 

2. Ikhlaskan Niat

Sebenarnya cara yang satu ini harus kamu lakukan terlebih dahulu sebelum kamu menjalankan cara yang lain. Niatkan diri kamu sendiri bahwa semua kebaikan yang dilakukan kamu merupakan semata – mata karena Allah SWT. Jangan pernah sekalipun menghadirkan yang lain di dalam pikiran kamu selain Allah SWT, serta usahakan untuk senantiasa melakukan segala hal dengan ikhlas supaya benar – benar menjadi pribadi yang lebih baik.

 

3. Bersabar dalam Menjalankan

Setalah itu kamu harus bersabar dalam menjalankan atau melaksanakan semua itu, karena istiqomah sendiri merupakan hal yang sangat sulit untuk direalisasikan atau diwujudkan. Untuk memulainya saja sangat sulit, sehingga kamu harus benar – benar memaksakan diri dalam hal ini. Tapi, jika kamu sudah terbiasa dalam menjalankannya, maka akan ringan untuk dilakukan.

 

Nah, itulah sedikit pemaparan dan penjelasan mengenai istiqomah mulai dari pengertian istiqomah, manfaat istiqomah, serta tipsa atau cara supaya kita menjadi pribadi yang istiqomah. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita mengenai istiqomah, serta bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi, atau bahkan menjadi pribadi yang istiqomah. Jika ada kelasahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.