Seni Kriya: Pengertian, Teknik, Jenis, Contoh, Unsur Seni Kriya

By

seni kriya

Jika berbicara tentang seni mungkin kita akan berpikir tentang segala sesuatu yang terlihat indah atau sering disebut dengan aestethic. Seni rupa terbagi kedalam beberapa jenis antara lain seni rupa murni, seni rupa terapan dan juga seni rupa kriya.

Nah pada kali ini kita akan mempelajari mengenai seni rupa kriya yang erat hubungannya dengan kegiatan manusia sehari-hari, kira-kira apa saja simak uraian dibawah ini.

 

Pengertian Seni Kriya

pengertian seni kriya

Istilah kriya berasal dari kata krya yang berarti mengerjakan, sehingga seni kriya dapat diartikan sebagai karya seni yang dihasilkan oleh pengerjaan manusia yang memiliki nilai keindahan dengan memperhatikan aspek fungsional.

Secara singkat seni kriya adalah karya seni hasil tangan manusia yang dibuat dengan bentuk indah namun tetap memiliki nilai fungsional atau kegunaan bagi kehidupan manusia.

Seni kriya telah ada sejak jaman dulu dan masih tetap ada hingga saat ini bahkan telah banyak dimodifikasi dan divariasi karena penggunaannya yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan manusia sehari-hari.

Baca Juga: Pameran Seni Rupa.

 

 

Unsur Seni Kriya

unsur seni kriya

Untuk memahami lebih lengkap tentang seni kriya, nah tahukah kamu bahwa didalam seni rupa kriya terdapat beberapa unsur yang harus diperhatikan antara lain sebagai berikut.

 

Aspek Kegunaan (Utility)

  • Security : merupakan aspek keamanan dimana pada saat hasil barang seni kriya tersebut digunakan oleh manusia aman.
  • Comfortable : merupakan aspek kenyamanan dimana pada saat hasil barang seni kriya tersebut digunakan oleh manusia nyaman atau enak digunakan.
  • Flexibility : merupakan aspek keluwesan dimana pada saat hasil barang seni kriya tersebut digunakan oleh manusia sesuai fungsi diciptakannya barang tersebut.

 

Aspek Keindahan (Estetika)

Selain aspek kegunaan yang diperhatikan pada seni kriya, aspek keindahan juga dianggap penting alasannya jika barang tersebut dapat digunakan oleh manusia namun tidak indah atau tidak enak dipandang maka akan terasa kurang puas.

Bahkan saat ini lebih banyak orang yang menggunakan barang dengan bentuk yang estetik alias indah karena dianggap kekinian dan modern.

 

 

Jenis-Jenis Seni Kriya

jenis seni kriya

Setelah kita memahami unsur seni kriya, ternyata Karya rupa seni kriya dapat dibedakan menjadi beberapa jenis antara lain sebagai beirkut.

 

Seni Kriya Berdasarkan Bahan Dasar

Seni kriya berdasarkan bahan dasar dapat dibedakan lagi menjadi beberapa macam antara lain sebagai berikut

Seni Kriya Kayu

Seni kriya kayu merupakan karya seni hasil tangan manusia yang menggunakan kayu sebagai bahan dasarnya dalam berbagai bentuk yang indah menggunakan teknik tertentu.

Contoh Hasil Seni Kriya :

  • Topeng
  • Wayang Golek
  • Boneka Kayu
  • Hiasan Ukir
  • Furniture
  • Hiasan Dinding

Seni Kriya Keramik

Seni kriya keramik merupakan karya seni hasil tangan manusia yang menggunakan tanah liat sebagai bahan dasarnya dalam berbagai bentuk yang indah menggunakan teknik tertentu.

Daerah yang terkenal sebagai penghasil seni kriya di Indonesia antara lain Banjarnegara, Purworejo, Yogyakarta, Malang, Bandung, Cirebon dan Sulawesi Selatan.

Contoh Hasil Seni Kriya :

  • Guci
  • Hiasan Keramik
  • Peralatan Dapur

Seni Kriya Tekstil

Seni kriya tekstil merupakan karya seni hasil tangan manusia yang menggunakan benang atau kain sebagai bahan dasarnya dalam berbagai bentuk yang indah menggunakan teknik tertentu.

Biasanya bahan dasar kain yang digunakan sebagai bahan dasar seni kriya merupakan kain dari serat yang dipin atau dipintar untuk selanjutnya dirajut ataupun ditenun agar menghasilkan barang jadi.

Contoh Hasil Seni Kriya :

  • Kain Batik
  • Kain Tenun
  • Kain Rajut
  • Kain Pres

Seni Kriya Kulit

Seni kriya kulit merupakan karya seni hasil tangan manusia yang menggunakan kulit sebagai bahan dasarnya dalam berbagai bentuk yang indah menggunakan teknik tertentu.

Daerah di Indonesia yang terkenal sebagai penghasil seni kriya kulit ini antara lain Yogyakarta, Garut dan Bali. Biasanya bahan dasar kulit yang digunakan dalam pembuatan seni kriya kulit ini merupakan kulit kambing, kulit sapi, kulit kerbau, kulit ular dan kulit buaya.

Kulit ini tidak langsung dijadikan karya seni namun di olah atau di proses terlebih dahulu agar tidak bau, busuk ataupun mengkeriput.

Contoh Hasil Seni Kriya :

  • Jaket Kulit
  • Gesper atau Sabuk
  • Tas
  • Sepatu
  • Dompet
  • Alat Musik

Seni Kriya Logam

Seni kriya logam merupakan karya seni hasil tangan manusia yang menggunakan logam sebagai bahan dasarnya dalam berbagai bentuk yang indah menggunakan teknik tertentu.

Contoh Hasil Seni Kriya

  • Emas
  • Pisau
  • Uang Logam

Seni Kriya Batu

Seni kriya batu merupakan karya seni hasil tangan manusia yang menggunakan batu sebagai bahan dasarnya dalam berbagai bentuk yang indah menggunakan teknik tertentu.

Meskipun dianggap benda mati yang tidak memiliki nilai namun batu dapat diolah menjadi berbagai kerajinan tangan yang menghasilkan nilai jual.

Contoh Hasil Seni Kriya :

  • Permata
  • Batu Akik
  • Fosil
  • Jesper

 

Seni Kriya Berdasarkan Teknik Pembuatan

Seni kriya berdasarkan teknik pembuatannya dapat dibedakan lagi menjadi beberapa macam antara lain sebagai berikut

Seni Kriya Pahat atau Ukir

Seni kriya pahat atau ukir merupakan karya seni hasil tangan manusia yang pembuatannya dengan menggunakan teknik memahat atau mengukir menggunakan alat tertentu dengan bahan dasar yang bersifat keras dan dapat dipahat atau ukir.

Seni Kriya Batik

Seni kriya batik merupakan karya seni hasil tangan manusia yang pembuatannya dengan menggunakan teknik membatik atau menggambar corak yang bahan dasarnya biasanya kain namun diperlukan kesabaran dalam pembuatannya.

Seni Kriya Tenun

Seni kriya tenun merupakan karya seni hasil tangan manusia yang pembuatannya dengan menggunakan teknik menenun dengan alat yang bahan dasarnya adalah benang untuk menghasilkan kain dengan nilai jual tinggi.

Seni Kriya Anyaman

Seni kriya anyaman merupakan karya seni hasil tangan manusia yang pembuatannya dengan menggunakan teknik menganyam baik dengan bentuk tindih, silang, melipat atau lungsen yang bahan dasarnya dapat rotan, bambu, daun pandan, daun lontar, mendong, eceng gondok, kertas plastik maupun tali.

Seni Kriya Bordir

Seni kriya bordir merupakan karya seni hasil tangan manusia yang pembuatannya dengan menggunakan teknik bordir atau sulam yang bahan dasarnya kain, biasanya karya seni ini digunakan untuk memperindah tampilan kain.

 

Selain contoh hasil seni kriya diatas sebenarnya masih banyak contoh lain yang dapat ditemui dalam kehidupan kita sehari-hari. Selain untuk membantu kehidupan manusia, penggunakan karya seni kriya ini juga dapat digunakan sebagai upaya pelestarian budaya asli Indonesia.

Demikian sedikit informasi mengenai Seni Kriya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan. Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam artikel ini. Terimakasih.


Mexi Kehidupan lebih berarti jika berguna bagi banyak orang, penyuka drama korea.


Baca Lainya Tastynesia:
  1. Kue Balok
  2. Klepon
  3. Kue Pancong
  4. Kue Lumpur
  5. Bolu Kukus
  6. Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *