Doa Qunut

By Hasif Priyambudi -

Doa Qunut – Doa qunut adalah sebuah bacaan doa yang didalamnya berisikan kalimat-kalimat permohonan untuk selamat di dunia dan juga di akhirat serta dijauhkan dari segala marabahaya dan juga bencana yang mungkin setiap saat dapat saja datang menghampiri setiap orang.

Tidak hanya sebatas itu, doa qunut yang dibacakan di dalam salat juga memiliki hukum sunnah seperti halnya pada waktu subuh.

Berdasarkan jenisnya doa qunut terbagi menjadi 3 kategori antara lain yaitu doa qunut subuh, doa qunut nazilah, dan doa qunut pada salat witir bulan Ramadan. Ketiga doa tersebut memiliki perbedaan baik itu dari segi hukum, pelaksanaan, sampai perbedaan dalam bacaannya.

Doa Qunut

Bacaan Doa Qunut

Bacaan shalat lima waktu sudah baku, dan tidak dapat untuk diubah-ubah. Dengan kata lain, bacaan shalat harus sesuai dengan urutannya. Namun terdapat salah satu bacaan setelah ruku kedua pada waktu salat subuh yang menjadi Sunnah Rasul untuk dibaca pada sela-sela shalat wajib itu.

Doa yang menjadi sunnah rasul tersebut adalah bacaan doa qunut. Terdapat beberapa doa qunut yang menjadi sunnah rasul dalam ajaran Islam.

1. Bacaan Doa Qunut dalam Shalat Subuh

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa dalam sholat Subuh kita disunahkan membaca doa Qunut. Bacaan doa qunut dalam salat subuh dilakukan setelah i;tidal pada rakaat kedua sebelum melakukan sujud.

Doa qunut ini bisa dibaca pada saat pelaksanaan sholat Subuh baik secara sendirian (munfarid) atau dibaca oleh seorang imam saat sedang sholat berjamaah.

Apabila yang membaca doa qunut tersebut adalah seorang imam maka tinggal mengganti akhiran dari bacaan doa tersebut yang awalnya nii (نِي)  artinya aku, kemudian diganti menjadi naa ( نَا ) , yang artinya kami (imam dan makmum).

Bacaan Doa Qunut dalam Shalat Subuh Arab

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ
وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ
وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ
وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ
وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْتَ،
فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ
وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ
وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ
تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ
وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Bacaan Doa Qunut dalam Shalat Subuh Latin

“Allaahumah dinii fiiman hadait
Wa’aafini fiiman ‘aafait
Wa tawallanii fiiman tawallait
Wa bariklii fiimaa a’tait
Wa qinii birahmatika syarramaa qadhait
Fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaik
Wa innahu laa yadzillu man walait
Walaa ya’izzu man ‘aadait
Tabaa rakta rabbana wata’aalait
Falakalhamdu ‘alaa maa qadhait
Wa’astaghfiruka wa’atubu ilaik
Wasallallahu ‘ala Saidina Muhammadinin nabiyyil ummiyyi wa’alaa aalihi wasahbihi wasallam.” 

Arti Bacaan Doa Qunut Shalat Subuh

  1. Ya Allah tunjukkanlah akan daku sebagaimana mereka yang telah Engkau tunjukkan.
  2. Dan berilah kesihatan kepadaku sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesihatan.
  3. Dan peliharalah daku sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan.
  4. Dan berilah keberkatan bagiku pada apa-apa yang telah Engkau kurniakan.
  5. Dan selamatkan aku dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan.
  6. Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum.
  7. Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin.
  8. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya.
  9. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau.
  10. Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan.
  11. Ku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau.
  12. (Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

2. Doa Qunut Nazilah

Doa qunut nazilah adalah bacaan doa yang dilakukan selain pada salat subuh dan juga witir Ramadhan. Akan tetapi doa qunut ini dikerjakan apabila saudara umat muslim sedang tertimpa musibah.

Contohnya seperti peperangan yang terjadi beberapa waktu lalu di Palestina atau cobaan yang lainnya. Hukum dari doa qunut ini sepakat mayoritas para ulama memperbolehkannya.

Bacaan Doa Qunut Nazilah Arab

اللَّهُمَّ إنَّا نَسْتَعِينُكَ وَنَسْتَغْفِرُكَ وَنَسْتَهْدِيكَ وَنُؤْمِنُ بِكَ وَنَتَوَكَّلُ عَلَيْكَ وَنُثْنِي عَلَيْكَ الْخَيْرَ كُلَّهُ نَشْكُرَكَ وَلَا نَكْفُرُكَ وَنَخْلَعُ وَنَتْرُكُ مَنْ يَفْجُرُكَ اللَّهُمَّ إيَّاكَ نَعْبُدُ وَلَك نُصَلِّي وَنَسْجُدُ وَإِلَيْكَ نَسْعَى وَنَحْفِدُ نَرْجُو رَحْمَتَك وَنَخْشَى عَذَابَكَ إنَّ عَذَابَك الْجِدَّ بِالْكُفَّارِ مُلْحَقٌ
اللَّهُمَّ عَذِّبْ الْكَفَرَةَ وَالْمُشْرِكِينَ أَعْدَاءَ الدِّينِ الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِك وَيُكَذِّبُونَ رُسُلَك وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَاءَك اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ إنَّك قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ اللَّهُمَّ أَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَاجْعَلْ فِي قُلُوبِهِمْ الْإِيمَانَ وَالْحِكْمَةَ وَثَبِّتْهُمْ عَلَى مِلَّةِ نَبِيِّك وَرَسُولِك وَأَوْزِعْهُمْ أَنْ يُوفُوا بِعَهْدِك الَّذِي عَاهَدْتهمْ عَلَيْهِ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّهِمْ وَعَدُوِّك إلَهَ الْحَقِّ وَاجْعَلْنَا مِنْهُمْ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Bacaan Doa Qunut Nazilah Latin

“Allâhumma innâ nasta‘înuka wa nastaghfiruk, wa nastahdîka wa nu’minu bik wa natawakkalu alaik, wa nutsnî alaikal khaira kullahu nasykuruka wa lâ nakfuruk, wa nakhla‘u wa natruku man yafjuruk. Allâhumma iyyâka na‘budu, wa laka nushallî wa nasjud, wa ilaika nas‘â wa nahfid, narjû rahmataka wa nakhsyâ adzâbak, inna adzâbakal jidda bil kuffâri mulhaq. Allâhumma adzzibil kafarata wal musyrikîn, a‘dâ’ad dînilladzîna yashuddûna ‘an sabîlik, wa yukadzzibûna rusulaka wa yuqâtilûna auliyâ’ak. Allâhummaghfir lil mu’minîna wal mu’minât, wal muslimîna wal muslimât, al-ahyâ’i minhum wal amwât, innaka qarîbun mujîbud da‘awât. Allâhumma ashlih dzâta bainihim, wa allif baina qulûbihim, waj‘al fî qulûbihimul îmâna wal hikmah, wa tsabbithum alâ dînika wa rasûlik, wa auzi‘hum an yûfû bi‘ahdikalladzî ‘âhadtahum alaih, wanshurhum ala ‘aduwwihim wa ‘aduwwika ilâhal haq, waj‘alnâ minhum, wa shallallâhu alâ sayyidinâ muhammadin wa alâ âlihi wa shahbihî wa sallam.”

Arti Bacaan Doa Qunut Nazilah

“Tuhan kami, kami memohon bantuan-Mu, meminta ampunan-Mu, mengharap petunjuk-Mu, beriman kepada-Mu, bertawakkal kepada-Mu, memuji-Mu, bersyukur dan tidak mengingkari atas semua kebaikan-Mu, dan kami menarik diri serta meninggalkan mereka yang mendurhakai-Mu. Tuhan kami, hanya Kau yang kami sembah, hanya kepada-Mu kami hadapkan shalat ini dan bersujud, hanya kepada-Mu kami berjalan dan berlari. Kami mengaharapkan rahmat-Mu. 

Kami takut pada siksa-Mu karena siksa-Mu yang keras itu akan menimpa orang-orang kafir. Tuhan kami, jatuhkan azab-Mu kepada orang-orang kafir dan musyrik, (mereka) musuh-musuh agama yang berupaya menghalangi orang lain dari jalan-Mu, mereka yang mendustakan rasul-Mu, dan mereka yang memusuhi kekasih-kekasih-Mu. Ya Allah, ampunilah hamba-hamba-Mu yang beriman laki-laki dan perempuan, kaum muslimin dan muslimat, baik yang hidup maupun yang sudah wafat. Sungguh, Engkau maha dekat dan pendengar segala munajat.

Tuhanku, damaikan pertikaian di antara kaum muslimin, bulatkan hati mereka, masukkan kekuatan iman dan hikmah di qalbu mereka, tetapkan mereka di jalan nabi dan rasul-Mu, ilhami mereka untuk memenuhi perjanjian yang telah Kauikat dengan mereka, bantulah mereka mengatasi musuh mereka dan seteru-Mu. Wahai Tuhan hak, masukkanlah kami ke dalam golongan mereka itu. Semoga shalawat dan salam Allah tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya.”

3. Doa Qunut di Shalat Witir

Sedangkan untuk doa qunut witir itu hanya terdapat pada bulan Ramadan atau dilakukan pada rakaat terakhir shalat witir bulan Ramadan. Ada juga yang mayoritas masyarakat muslim Indonesia yaitu membacanya saat memasuki malam tanggal 15 sampai akhir ramadhan.

Yaitu setiap malam pada shalat witir yang dikerjakan setelah tarawih, dan memiliki hukum sunnah untuk dikerjakan.

Bacaan Doa Qunut Witir Arab

اللَّهُمَّ اهْدِنِى فِيمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِى فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِى فِيمَا أَعْطَيْتَ وَقِنِى شَرَّ مَا قَضَيْتَ فَإِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Bacaan Doa Qunut Witir Latin

“Allahummahdiini Fiiman Hadait, Wa’aafini Fiiman ‘afait, Watawallanii Fiiman Tawabaarik Lii Fiiman a’thait, Waqinii Syarrama Qadlait, Fainnaka Taqdhi Walaa Yuqdho ‘alaik, Wainnahu Laa Yadzillu Man Waalait, Tabaarakta Rabbana Wata’aalait”

Arti Bacaan Doa Qunut Witir

Allahummahdiini fiiman hadait, wa’aafini fiiman ‘afait, watawallanii fiiman tawallait, wabaarik lii fiima a’thait, waqinii syarrama qadlait, fainnaka taqdhi walaa yuqdho ‘alaik, wainnahu laa yadzillu man waalait, tabaarakta rabbana wata’aalait(HR. Abu Daud no.1425, An Nasa’i no. 1745, At Tirmidzi no. 464).

Tata Cara Doa Qunut

Tata Cara Doa Qunut

Cara melakukan doa qunut antara lain yaitu dilaksanakan pada saat i’tidal (gerakan berdiri setelah rukuk). Doa qunut juga dapat dikerjakan pada saat ketika terjadi suatu masalah kepada saudara-saudara muslim kita.

Doa qunut ini adalah sebuah bentuk persaudaraan antar sesama umat Islam agar Allah segera hapus musibah yang menimpa saudara atau saudari kita.

Baca Juga: Doa Iftitah.

Manfaat dan Keutamaan Membaca Doa Qunut

Keutamaan Doa Qunut

Doa qunut bukan hanya sekedar doa yang dibaca hanya untuk memohon ada Allah SWT. Membaca doa qunut juga memiliki banyak sekali manfaat bagi yang membaca dengan tulus dan juga ikhlas. Di bawah ini adalah manfaat dari membaca doa qunut.

1. Memberi petunjuk

Pada bacaan doa qunut terdapat doa yang berbunyi “Allahummahdinii Fii man hadaiit” yang artinya adalah permintaan dari seorang hamba kepada Allah supaya diberikan petunjuk.

Kalimat atau lafadz dari bacaan tersebut dapat dianggap sebagai kata-kata tawasul, yaitu kata-kata yang mengartikan adanya suatu nikmat hidayah Yang sama halnya seperti Allah SWT mengasihkan hidayahnya kepada para hamba-hamba-Nya.

2. Menghindarkan dari Berbagai Penyakit

Dalam Doa Qunut terdapat pola kalimat “wa’aafiini Fii man hadaiit” yang diyakini memberi perlindungan dengan bentuk keselamatan.

Keselamatan tersebut yang dapat memberikan keselamatan contohnya seperti mencegah hambanya dari setiap jenis penyakit, baik itu penyakit hati ataupun penyakit rohani dan penyakit jasmani yang menimpa kepada para hamba-Nya.

Apabila kamu rajin membaca doa qunut maka dapat membuat kamu terhindar dari berbagai macam hal yang dilarang oleh Allah SWT, baik itu dari segi hawa nafsu ataupun harta dan juga tahta.

3. Mendapatkan Perlindungan

Doa qunut terdapat kalimat yang berbunyi “Wa’aafiini Fii man ‘afaiit” yang artinya adalah kasihkan lah hamba keselamatan sebagaimana hambaMu yang lain telah diberi keselamatan.

Kalimat tersebut menguatkan sebuah arti bahwa Allah SWT akan memberikan perlindungan kepada para hamba-Nya yang berupa keselamatan kepada para hamba-Nya yang yang memohon.

Perlindungan yang diberikan oleh Allah SWT kepada para hamba-Nya tidak hanya sebatas perlindungan dan keselamatan di dunia saja, akan tetapi perlindungan dia juga keselamatan untuk akhirat nantinya.

4. Memberikan Berkah Terhadap Nikmat yang Diberikan

Di dalam bacaan doa qunut terdapat kalimat yang berbunyi “wabaariklii Fiimaa a’thoiit” yang memiliki arti yaitu berkahilah kepada aku yang telah Engkau berikan.

Kalimat tersebut menunjukkan dia juga menjelaskan bahwa Allah SWT senantiasa menganugerahkan kebaikan dalam bentuk berkah kepada setiap hamba-Nya.

Sedikit atau banyaknya jumlah nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada para hamba-nya akan menjadi berkah tersendiri bagi hamba Allah yang senantiasa bersyukur.

Hukum Lupa Doa Qunut

Hukum Lupa Doa Qunut

Tentunya sebagai hamba Allah SWT tidak lepas dari yang namanya kekurangan dan kelemahan. Salah satunya adalah sifat lupa yang tidak dapat dihindarkan oleh manusia yang mana hal tersebut sering dialami oleh manusia.

Jika kita tidak sengaja salah atau lupa hitungan rakaat dalam shalat fardhu ataupun lupa untuk membaca doa qunut setelah ruku di i’tidal terakhir dalam shalat subuh, maka kita dapat melakukan sujud sahwi untuk dapat menutupi kekurangan tersebut.

Tata Cara Doa Qunut Sholat Berjamaah

Cara Baca Doa Qunut

Sebagai salah satu anjuran apabila pada saat sedang melaksanakan salat subuh secara berjamaah dengan orang yang tidak melakukan doa qunut dalam shalatnya, apa itu pada saat sedang menjadi makmum ataupun imam.

Sebisa mungkin kamu tetap menghargainya. Di bawah ini adalah cara pada saat menjadi imam atau makmum ketika menghadapi bacaan doa qunut dalam shalat.

1. Pada Saat Kamu Menjadi Imam

apabila kamu sedang menjadi imam maka tetap disunahkan untuk kamu tetap membaca doa qunut, yaitu dengan mengganti bacaan i’tidal dengan bacaan doa qunut.

Hal tersebut dikarenakan bacaan doa qunut lebih diutamakan karena hukumnya sunnah ab’adl dibandingkan dengan bacaan i’tidal yang hukumnya sunnah hai’at.

Baca Juga: Bacaan Setelah Sholat.

2. Apabila Kamu Menjadi Makmum

Saat kamu sedang salat dan kamu menjadi makmum yang mengikuti imam ya maka alternatif untuk membaca doa qunut adalah sebagai berikut:

  • Doa qunut Dapat dibaca secara ringkas setelah bacaan i’tidal, dengan doa yang mencangkup unsur pujian dan juga istighfar.
  • Qunut dengan sujud sahwi.
  • Boleh mufaroqoh.

Demikian penjelasan tentang doa qunut mulai dari bacaan Arab, latin sampai artinya, serta penjelasan tambahan lainnya mengenai doa qunut.

Semoga penjelasan tentang doa qunut tersebut dapat bermanfaat dan menambah wawasan serta pengetahuan bagi kamu supaya kamu senantiasa untuk selalu berdoa dan memohon perlindungan dari segala macam marabahaya kepada Allah SWT.

Hasif Priyambudi
Hasif Priyambudi
Mahasiswa Teknik Informatika di Universitas Amikom Yogyakarta, asli Banjarnegara dan disini saya menulis seputar konten umum pendidikan.

Artikel Terkait

Iman Kepada Malaikat
Iman Kepada Malaikat
Oleh Hasif Priyambudi
Doa Untuk Orang Meninggal
Doa Untuk Orang Meninggal
Oleh Mexi Prizkia
Perbedaan Nabi dan Rasul
Perbedaan Nabi dan Rasul
Oleh Mexi Prizkia
Doa Keluar dan Masuk Rumah
Doa Keluar dan Masuk Rumah
Oleh Arwina Nur Dyah Utami
Iman Kepada Allah
Iman Kepada Allah
Oleh Hasif Priyambudi
Contoh Kultum Singkat Islam
Contoh Kultum Singkat Islam
Oleh Arwina Nur Dyah Utami

Baca Lainya Tastynesia:
  1. Nastar Coklat
  2. Nastar Daun
  3. Nastar Gulung
  4. Nastar Keranjang
  5. Nastar Nanas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *