Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.

7+ Lapisan Atmosfer: Fungsi, Sifat, Ciri & Gambar

12 min read

lapisan atmosfer

Lapisan atmosfer – Di dalam planet bumi yang kita huni saat ini terdiri dari berbagai macam jenis lapisan yang menyelimutinya, dan salah satu lapisan tersebut adalah lapisan atmosfer. Kemudian apakah kamu mengetahui apa yang dimaksud dengan lapisan atmosfer? Serta apa fungsinya bagi kita? Di bawah ini akan dijelaskan secara lebih lengkap tentang lapisan atmosfer.

 

Pengertian Lapisan Atmosfer

Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelubungi atau menyelimuti bumi sampai pada ketinggian 560 km. Udara itu sendiri adalah salah satu komponen yang paling penting bagi kelangsungan dari semua makhluk hidup yang ada di bumi.

Pada zaman dahulu terdapat penelitian yang mendalam mengenai atmosfer yang mana pada saat itu dimulai karena bertujuan untuk memecahkan suatu kasus dari permasalahan cuaca.

Tidak hanya itu saja dalam penelitian tersebut juga berguna untuk meneliti bintang yang terlihat berkelap-kelip, fenomena proses pembiasan oleh cahaya matahari pada saat terbit di pagi hari serta pada saat matahari tenggelam di sore hari.

Penelitian yang dilaksanakan pada saat itu telah menggunakan suatu alat tertentu yang sangat sensitif kepada semua fenomena-fenomena yang berlangsung dan alat tersebut dipasang di wahana yang berada di luar angkasa.

Di dalam atmosfer bumi memiliki kandungan utama yang terdiri dari berbagai campuran gas. Campuran gas tersebut diantaranya adalah oksigen (20, 97%), nitrogen 78, 17% , argon 0,9% , dan terdapat banyak lagi jumlah gas kecil yang lainnya.

Pada umumnya atmosfer bumi berguna untuk dapat melindungi semua kehidupan yang terdapat di dalam bumi. Antara lain yaitu mulai dari paparan langsung sinar ultra violet serta dari radiasi sinar matahari. Atmosfer juga dapat menjadi penyerap sehingga dapat mengurangi suhu yang ekstrem yang bisa saja terjadi di bumi. Atmosfer yang tersusun dari berbagai macam lapisan yang saling berurutan untuk bisa menyelimuti bumi.

 

 

Lapisan Atmosfer Berdasarkan Temperatur

lapisan atmosfer

Lapisan atmosfer berdasarkan temperatur terdiri dari 5 bagian, antara lain adalah troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer dan eksosfer. Secara lebih lengkapnya dibawah ini adalah penjelasan mengenai lapisan atmosfer berdasarkan dari temperaturnya.

 

1. Troposfer

Troposfer adalah suatu lapisan udara yang di permukaan bumi. Lapisan tersebut adalah lapisan yang paling rendah dari semua lapisan atmosfer yang menyelimuti bumi. Pada bagian atas khatulistiwa, lapisan troposfer mencapai hingga ketinggian 19 km. Antara untuk di atas aku tuh lapisan troposfer mencapai hingga ketinggian 8 km.

Di dalam lapisan troposfer adalah tempat dari berbagai jenis cuaca, hembusan angin, semua perubahan suhu, tekanan serta juga kelembaban yang dapat kita rasakan secara langsung yang terjadi di muka bumi. Oleh karena itu lapisan troposfer menjadi lokasi berlangsungnya peristiwa cuaca. Mulai dari cuaca yang berangin, salju, kemarau, cuaca hujan dan cuaca yang lainnya.

 

Ciri-Ciri Lapisan Troposfer

Berikut ini adalah ciri-ciri yang dapat membedakan lapisan troposfer dengan lapisan yang lainnya antara lain adalah sebagai berikut:

  • Secara umum lapisan atmosfer adalah lapisan yang paling tipis dan memiliki ketebalan sekitar 12 km dari permukaan tanah.
  • Ketinggian dari troposfer memiliki perbedaan di setiap tempat. Pada daerah kutub ketinggian dari lapisan troposfer ini sekitar 8 KM serta pada daerah khatulistiwa atau daerah ekuator bahkan dapat mencapai hingga ketinggian 16 km.
  • Lapisan troposfer pada lapisan yang menjadi tempat berlangsungnya peristiwa cuaca dan juga iklim seperti petir, angin, awan dan juga hujan.
  • lapisan troposfer adalah lapisan yang berkaitan langsung dengan permukaan bumi dan digunakan sebagai tempat tinggal dari berbagai jenis makhluk hidup.
  • Di dalam lapisan troposfer terdapat lapisan tropopause adalah lapisan yang terletak di antara troposfer serta stratosfer.
  • Puncak troposfer memiliki temperatur mencapai hingga minus 60° C.
  • Setiap kenaikan 100 m maka suhunya akan turun menjadi 0,5° – 0,6° C.
  • Di dalam lapisan troposfer berlangsung gejala cuaca antara lain seperti munculnya pelangi, angin, halilintar, hujan dan lainnya. Oleh karena itu lapisan troposfer sangat penting bagi semua kehidupan di bumi.

 

Lapisan Troposfer Terdiri Dari

  1. Lapisan planetair 0-1 km
  2. Lapisan konveksi 1-8 km
  3. Lapisan tropopause 8-12 km. Adalah lapisan pembatas antara troposfer dengan stratosfer yang mana pada lapisan tersebut aktivitas udara secara vertikal (konveksi) berhenti.

Baca Juga : Pengertian Efek Rumah Kaca: Penyebab, Proses, dan Dampak Efek Rumah Kaca

 

2. Stratosfer

Pada lapisan stratosfer terletak di atas tropopause dan mencapai pada ketinggian hingga 50 km. Pada lapisan stratosfer berlangsung angin yang berhembus sangat kencang serta memiliki pola aliran tertentu. Pada lapisan stratosfer inilah ah adalah tempat terbangnya pesawat.

Di dalam stratosfer terdapat bagian lapisan yang sangat penting, lapisan yang paling penting tersebut adalah lapisan ozon. Ozon adalah semacam gas yang mengandung banyak unsur kimia serta memiliki sifat racun bagi para makhluk hidup.

Secara umum di dalam lapisan stratosfer inilah sinar dari UltraViolet disaring sekaligus diserap karena telah mengandung lapisan ozon dengan kadar kurang lebih 90%. Sehingga sinar ultraviolet yang masuk ke dalam permukaan bumi tidak berlebihan, dimana apabila hal tersebut terjadi maka dapat menyebabkan terjadinya banyak kerugian.

Pada lapisan stratosfer terbagi menjadi dua lapisan lagi antara lain yaitu lapisan isothermal dan lapisan inversi. berikut ini adalah penjelasan dari kedua lapisan tersebut.

  • Lapisan Isothermal, lapisan ini memiliki arti yang berasal dari kata iso yang artinya adalah sama, Sedangkan kata term memiliki arti yaitu panas. Sehingga dalam lapisan isotermal adalah memiliki temperatur udara yang tetap, itu kurang lebih -60°. lapisan isotermal terletak pada ketinggian 11 sampai 20 km.
  • Lapisan Inversi, Lapisan inversi terletak pada ketinggian 20 sampai 50 km. Semakin naik temperaturnya maka akan semakin meningkat serta di ketinggian 50 km temperatur nya kan masih di bawah beku (-50 C). Kenaikan temperatur udara yang terjadi pada lapisan inversi gas ozon. Puncak stratosfer dibatasi oleh lapisan stratopause yang merupakan batas antara stratosfer dengan mesosfer.

Ciri-ciri Lapisan Stratosfer

Lapisan stratosfer memiliki ciri-ciri antara lain sebagai berikut:

  • Suhu dalam lapisan stratosfer akan meningkat dengan bertambahnya ketinggian, yaitu dari -60° (pada tropopause) sampai 10 derajat Celcius pada puncaknya sampai pada 10°C pada puncaknya.
  • lapisan stratosfer adalah lapisan yang berada pada ketinggian kurang lebih 12 sampai 60 km.
  • Dalam lapisan stratosfer terdapat lapisan ozon (ozon layer) yang memiliki tugas untuk dapat melindungi bumi dari radiasi ultraviolet sinar matahari dengan cara menyerap sinar yang berlebih. Serapan dari radiasi matahari oleh ozon serapan dari sinar matahari oleh Hasan tersebutlah yang dapat mengakibatkan suhu udara menjadi naik pada setiap bertambahnya ketinggian.
  • terdapat lapisan stratopause yang merupakan lapisan antara stratosfer dengan mesosfer.
  • Dalam lapisan tersebut tidak mengandung ruang, air, awan ataupun debu. Sehingga udara di dalam lapisan tersebut menjadi kering.

Lapisan yang terdapat di Stratosfer

Adapun bagian-bagian yang terdapat pada lapisan atmosfer yang bernama lapisan stratosfer, berikut ini merupakan bagian-bagian dari lapisan stratosfer yaitu:

  1. Lapisan isotherm
  2. Lapisan panas
  3. Lapisan campuran atas

 

3. Mesosfer

Ketinggian dari lapisan mesosfer antara 50-85 km dengan karakteristik di mana makin ke atas maka temperatur dari udara akan menjadi semakin rendah. Tiap kenaikan 1000 meter, maka temperatur udara akan turun menjadi 2,5°-3° C. Dalam lapisan mesosfer yang terdapat di bagian atas temperatur dari bagian tersebut mencapai hingga -900° C. Puncak mesosfer telah dibatasi oleh lapisan mesopause.

Di dalam lapisan mesosfer yang satu ini adalah lapisan di mana terdapat bagian yang dapat mengikis benda-benda dari langit yang yang masuk ke dalam permukaan bumi. Benda langit tersebut yang dapat berupa komet, debu angkasa meteor atau benda-benda asing luar angkasa yang lainnya.

Proses dari pengikisan berbagai benda tersebut dilakukan dengan cara terkikisnya sedikit demi sedikit benda yang berasal dari luar angkasa dan kemudian akan terbakar karena telah bergesekan dengan udara yang terkandung dilapisan mesosfer. Oleh karena itu secara kesimpulan bahwa lapisan atmosfer inilah yang menjadi benteng perlindungan pertama bagi permukaan bumi dari ancaman berbagai benda asing yang berasal dari luar angkasa.

Akan tetapi jika terdapat suatu benda asing yang berasal dari luar angkasa memiliki ukuran yang begitu besar, makan apa pesan atmosfer tersebut memiliki sifat yang dapat mengurangi ukuran benda tersebut sampai benda tersebut tidak terlalu berdampak yang begitu besar pada saat sampai ke permukaan bumi.

Ciri-Ciri Lapisan Mesosfer

Adapun ciri-ciri lain dari lapisan mesosfer dan lapisan yang lain. Itu yang akan seperti terpampang di bawah ini. Berikut adalah ciri-ciri lapisan mesosfer:

  • Lapisan mesosfer adalah lapisan yang dapat melindungi bumi dari berbagai ancaman benda yang berasal dari luar angkasa seperti meteor dan benda-benda langit yang nantinya akan jatuh ke bumi. Meteor yang akan jatuh ke bumi nantinya akan terbakar dan menjadi hancur apabila benda tersebut sudah mencapai lapisan mesosfer serta akan berubah menjadi pecahan kecil yang disebut sebagai meteorit.
  • Memiliki ketinggian yang berada di 60-80 km.
  • Pada lapisan mesosfer memiliki suhu sekitar -50°C sampai -70°C.
  • Terdapat pada lapisan mesopause yang mana lapisan tersebut adalah lapisan yang terletak di antara mesosfer dengan termosfer.

 

4. Termosfer

Lapisan termosfer terletak pada ketinggian 85-500 km. Lapisan atmosfer yang satu ini juga sering disebut sebagai lapisan tanah atau hot layer. Hal tersebut dikarenakan pada lapisan termosfer sering terjadi transisi kenaikan temperatur yang sangat tinggi.

Temperatur yang terdapat di dalam lapisan termosfer ini mencapai hingga 90-500 C. Tingginya temperatur yang berada di lapisan termosfer tersebut dikarenakan molekul oksigen mengabsorpsi (menyerap) radiasi yang berasal dari energi surya. Radiasi tersebut dapat mengakibatkan terjadinya reaksi kimia yang kemudian membentuk lapisan yang bermuatan listrik.

Sebelum satelit banyak dikenal, lapisan termosfer memiliki fungsi untuk dapat membantu memancarkan gelombang radio. Hal tersebut karena di dalam lapisan atmosfer ini dapat memantulkan gelombang radio.

Ciri-ciri Lapisan Termosfer

Lapisan atmosfer yang satu ini adalah termosfer memiliki ciri-ciri yang dapat membedakan lapisan ini dengan lapisan lainnya antara lain sebagai berikut:

  • Di dalam lapisan termosfer juga terdapat lapisan ionosfer.
  • Pada lapisan ionosfer memiliki peranan yaitu sebagai penyebaran gelombang radio.
  • Suhu udara yang terdapat pada bagian paling atas dari lapisan termosfer ini dapat mencapai hingga kurang lebih 1000°C.
  • Lapisan termosfer ini terletak pada ketinggian 85-500 km.
  • Lapisan termosfer juga sering disebut dengan nama lapisan panas atau hot layer.

Baca Juga :

 

5. Eksosfer

Lapisan eksosfer ini adalah lapisan dari atmosfer yang terletak pada bagian paling luar. Lapisan eksosfer terletak pada ketinggian 500 km ke atas. Di dalam lapisan eksosfer terdapat berbagai molekul udara yang bergerak dengan cepat dan pengaruh dari adanya gaya gravitasi bumi telah jauh berkurang.

Oleh karena itu pada lapisan eksosfer terjadi berbagai gesekan benda di udara yang sudah mulai jarang terjadi. Pengaruh dari adanya luar angkasa juga sudah mulai terasa pada lapisan eksosfer.

Ciri-ciri Lapisan Eksosfer

Lapisan eksosfer sebagai lapisan yang paling luar dari atmosfer memiliki ciri-ciri yang dapat menjadi pembeda antara lapisan ini dengan lapisan yang lainnya antara lain yaitu:

  • Kandungan gas atmosfer yang terdapat pada lapisan eksosfer sangat rendah adanya.
  • Lapisan eksosfer berada pada ketinggian 500 km ke atas.
  • Lapisan atmosfer yang berada pada bagian paling luar, oleh karena itu adanya pengaruh gaya gravitasi sudah mulai berkurang bahkan sangat kecil.

 

 

Lapisan Atmosfer Berdasarkan Jenis dan Kondisi Gas

lapisan atmosfer

Di bawah ini adalah lapisan atmosfer yang dapat dilihat dari jenis serta kondisi kelas yang terdapat di dalamnya antara lain yaitu sebagai berikut.

 

1. Lapisan Ozon (Ozonosfer)

Lapisan ozon terletak pada ketinggian 15-35 km. Ozon terdapat pada semua bagian di atmosfer bagian bawah, akan tetapi secara keseluruhan dari gas ini terkonsentrasi pada lapisan stratosfer. Khususnya yang ada pada ketinggian 15-35 km. Ozon sendiri kondisinya tidak stabil hal tersebut dikarenakan telah terurai di bawah pengaruh radiasi atau bertumbukan dengan atom oksigen (O).

Secara alamiah pada ketinggian 15-35 km terjadi keberlangsungan pembentukan serta penguraian Ozon dari oksigen diatomik dan monotomik dengan adanya bantuan penyerapan dari radiasi ultraviolet. Lapisan ozon adalah lapisan penyerap utama dari radiasi sinar ultraviolet.

Apabila radiasi UltraViolet sampai ke permukaan bumi maka hal itu dapat memicu adanya luka bakar, kanker kulit, kebutuhan bagi manusia. dan dapat pula menyebabkan adanya gangguan generatif serta produktivitas dari makhluk hidup seperti tumbuhan dan juga hewan.

Pada lapisan ozon akan mengalami kerusakan dikarenakan gas CFC (Chloro Fluoro Carbon) tugas untuk bahan pendingin AC, hair spray, serta kulkas. Kerusakan yang terjadi pada lapisan ozon akan dapat menimbulkan terbentuknya daerah yang minim tanpa O3 sehingga pada lapisan ini seolah-olah akan berlubang serta akan dinamakan oleh lapisan ozon.

Dan hal itu akan mengakibatkan suhu dari udara di bumi akan terus meningkatkan bertambah panas serta akan dapat mengakibatkan terjadinya gangguan iklim.

 

2. Lapisan Ionosfer

Lapisan ionosfer berada pada ketinggian 60-600 km. Yang mana pada lapisan ionosfer terdiri dari berbagai atom dan jumlah molekul yang telah kehilangan satu atau lebih elektron sehingga akan terbentuk ion. Oleh karena itu, lapisan ini disebut sebagai lapisan ionosfer. Lapisan ionosfer juga sangat bermanfaat dalam bidang komunikasi, karena pada lapisan ionosfer dapat memantulkan kembali gelombang radio.

Ionosfer terdiri dari tiga lapisan, ketiga lapisan tersebut antara lain yaitu lapisan D, lapisan E, dan lapisan F. Berikut ini adalah penjelasan dari ketika lapisan ionosfer.

  • Lapisan D, pada lapisan t terletak di ketinggian 60-120 km. Pada lapisan ini adalah tempat untuk memantulkan kembali gelombang AM ke bumi.
  • Lapisan E, lapisan yang berada pada ketinggian 120-180 km. Pada lapisan ini dijadikan juga sebagai tempat untuk memantulkan kembali gelombang AM.
  • Lapisan F, pada lapisan F berada pada ketinggian 180-600 km. Pada lapisan F juga terletak sebagai tempat untuk dapat memantulkan kembali gelombang pendek.

 

 

Kandungan Lapisan Atmosfer

Telah dijelaskan mengenai gas-gas yang terdapat di dalam lapisan atmosfer. Campuran dari gas yang terkandung di dalam atmosfer secara rinci ada pada tabel di bawah ini yaitu:

GasSimbolVolume %
NitrogenN278,08
OksigenO220,95
ArgonAr0,93
KarbondioksidaCO20,035
NeonNe0,0018
MethanCH40,00017
HeliumHe0,0005
HidrogenH20,00005
XenonXe0,000009
OzonO30,000004

Pada gambar tersebut menggambarkan apabila nitrogen dan juga oksigen adalah bagian yang terbesar dari gas yang ada pada lapisan atmosfer. Jumlahnya mencapai hingga 99,03%. Sisanya adalah berbagai jenis gas yang berjumlah sangat kecil.

Meskipun memiliki jumlah yang sangat kecil, namun beberapa negara tersebut memiliki peranan yang sangat penting berlangsungnya kehidupan dari makhluk hidup di muka bumi. Sebagai contohnya yaitu ozon dan juga karbondioksida.

 

 

Fungsi Atmosfer

lapisan atmosfer

Seperti yang telah dijelaskan di atas keseluruhan lapisan atmosfer, akan tetapi terdapat penjelasan yang akan diberikan yang tidak kalah pentingnya dari hiasan di atas antara lain yaitu peranan atmosfer bagi dan makhluk hidup. Berikut ini adalah beberapa fungsi atau peranan dari lapisan atmosfer antara lain adalah sebagai berikut

  • Lapisan atmosfer yang berfungsi sebagai benteng pagar alam yang dapat di bumi dapat mengurangi adanya efek yang berbahaya dari radiasi sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari. Selain itu pada malam hari juga memiliki fungsi sebagai supaya selalu stabil
  • Atmosfer sangat berperan dalam terjadinya suatu proses pendistribusian air berbagai wilayah yang tersebar di muka bumi. Pada peristiwa tersebut dapat juga disebut sebagai siklus hidrologi.
  • Membantu untuk terjadinya proses penyebaran spora tumbuhan.
  • Sebagai sumber dari dan juga karbondioksida. Oksigen memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia yang tidak digantikan oleh siapapun. Sedangkan untuk karbondioksida memiliki peranan yaitu bagian tubuh tumbuhan untuk dapat memproduksi makanan lewat proses fotosintesis. dari adanya proses fotosintesis tumbuhan itulah yang nantinya akan menghasilkan oksigen manusia.
  • Sebagai pembangkit listrik. Yaitu untuk pembangkit listrik tenaga angin yang terkandung di dalam atmosfer.
  • Sebagai perantara gelombang suara.
  • Sebagai pengatur lalu lintas satelit di bumi, apa itu gunung satelit alami bumi yang berwujud bulan ataupun satelit buatan.
  • Atmosfer sebagai penting bagi bumi dari berbagai bentuk dapat disebabkan oleh berbagai benda dari luar angkasa. Mengapa pada saat renang terdapat benda luar angkasa masuk menuju ke permukaan bumi, maka atmosfer berperan sebagai benteng pertahanan. Sehingga mungkin berbagai benda langit yang akhirnya sampai gambar permukaan bumi.

 

 

Manfaat Atmosfer

lapisan atmosfer

Atmosfer juga berperan penting dalam makhluk hidup, selain fungsi terdapat pula beberapa manfaat dari atmosfer, antara lain adalah sebagai berikut:

  • Melindungi bumi dari berbagai yang berasal dari luar angkasa yang jatuh dikarenakan adanya gaya gravitasi bumi.
  • Melindungi bumi dari adanya paparan radiasi sinar ultraviolet dengan lapisan ozon. Karena paparan dari sinar ultraviolet membahayakan bagi kehidupan makhluk hidup yang berada di muka bumi.
  • Atmosfer dapat juga dijadikan sebagai sarana cuaca yang dapat mempengaruhi hujan, awan, salju, angin, badai dan masih banyak lagi.
  • Atmosfer memiliki kehidupan berbagai macam gas yang sangat dibutuhkan oleh manusia dan juga tumbuhan untuk dapat bernafas manfaat lainnya seperti karbon dioksida, oksigen dan nitrogen.

 

Demikian penjelasan kehidupan uraikan dalam artikel ini mengenai lapisan atmosfer semoga dengan membaca artikel ini kamu dapat menambah ilmu pengetahuan serta dapat pula dijadikan sebagai pelajar.

Arwina Nur Dyah Utami Penikmat musik dan senja, selamat membaca tulisan saya. Suka banget menulis dan baca novel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DarkLight