√ Doa Niat Mandi Wajib Sesudah Haid: Bacaan, Tata Cara Mandi Wajib

Doa Niat Mandi Wajib Sesudah Haid: Bacaan, Tata Cara Mandi Wajib

Doa Niat Mandi Wajib Sesudah Haid: Bacaan, Tata Cara Mandi Wajib

Pertama tama, apakah kalian sudah tau apa itu haid? Haid merupakan darah yang dikeluarkan oleh rahim seorang wanita ketika sudah menginjak masa baligh. Kemudian haid juga dapat dialami oleh seorang wanita pada waktu-waktu tertentu, dan waktu minimalnya adalah satu hari satu malam dan maksimalnya adalah lima belas hari.

pada umumnya , siklus menstruasi biasanya terjadi selama 3 sampai 7 atau seminggu. Saat berakhirnya menstruasi bagi seorang wanita, maka wajib hukumnya membersihkan diri atau mensucikan diri dengan melakukan mandi wajib setelah menstruasi. Mandi wajib dilakukan dengan cara berniat terlebih dahulu kemudian membersihkan semua bagian tubuh dengan air dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Kemudian jika sedang dalam keadaan menstruasi, wanita tidak diperbolehkan untuk melakukan ibadah lima waktu ataupun berpusa di bulan suci ramadhan. Malahan ketika dipaksakan melakukan ibadah justru akan mendapat dosa dan ibadahnya tidak akan diterima oleh Allah SWT.

 

Perintah Mandi Wajib

Kemudian terdapat perintah untuk melakukan mandi wajib. Perintah-perintah tersebut berdasarkan Al-Qur’an, yakni seperti yang tercantum pada Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat ke 6 serta Al-Qur’an surat An-Nisa ayat ke 43.

 

untuk perintah yang terdapat di surat An-Nisa yang berbunyi :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَىٰ حَتَّىٰ تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ وَلَا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّىٰ تَغْتَسِلُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُورًا

yang memiliki arti atau terjemahan:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.”

 

Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Mandi Wajib

Ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan ketika mandi wajib sesudah haid,

  • Mandi wajib sangat perlu menggunakan air yang bersih karena digunakan untuk membersihkan diri kita dari najis dan  kembali mensucikan diri kita setelah mangalami haid.
  • Semua bagian tubuh harus terkena air untuk memastikan seluruh tubuh bersih.
  • Mandi wajib juga perlu di sempurakan dengan wudhu.
  • Tidak menggunakan penutup dibagian tubuh manapun supaya air dapat membersihkan kotoran-kotoran yang menempel pada tubuh.

 

Bacaan Niat Mandi Wajib Haid Arab, Latin dan Artinya

Kemudian untuk lafal bacaan niat mandi wajib itu sendiri adalah seperti dibawah ini :

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitul ghusla lirofi’i khadatsil khaidhi lillaahi ta’aalaa”

Artinya :” Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadast haid karena Allah Ta’ala”

Setelah membaca niat sesuai dari bacaan diatas, Kemudian langkah selanjutnya yang perlu dilakukan dalam mandi wajib yaitu membersihkan seluruh badan dari najis yang menempel di tubuh. hal ini dilakukan guna untuk membersihkan diri atau kembali suci.

 

Cara Mandi Wajib Sesudah Haid

Untuk melakukan mandi wajib bagi wanita yang sudah selesai haid atau menstruasi, maka berikut ini cara mandi wajib yang bisa kalian lakukan.

Mandi wajib

Jika kita ingin membersihkan diri dari najis atau mandi wajib selain bacaan niat yaitu dengan membersihkan seluruh tubuh dengan menggunakan air, dengan membersihkan kemaluan dari kotoran hingga bersih dengan sabun.

Baca Juga: Doa Mandi Wajib.

 

Menyiram Air Ke Atas Kepala

Untuk mengembalikan kesucian diri dari najis setelah haid dengan membilaskan air ke atas kepala hingga masuk ke dalam pori-pori kulit kepala sembari malukan pijatan dikepala agar meresap kedalam pori-pori kulit sehingga dapat membasuh dan membersihkan rambut yang kotor setelah haid, lakukan dengan pelan-pelan.

 

Menyiram Air Ke Seluruh Tubuh

Setelah melakukan pembersihan dengan menyiram air ke atas kepala dilanjutkan degan menyiram air ke keseluruh tubuh seperti pada saat kalian melakukan mandi biasa.

Mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki harus benar benar terbasahi dengan air dan menggosok gosokan bagian tubuh supaya lebih bersih terutama sela-sela bagian tubuh yang sulit di dibersihkan seperti ketiak, sela-sela jari kaki dan tangan, sela-sela kuku dan lainya.

 

Berwudhu

Wudhu merupakan salah satu sunnah yang biasanya dilakukan pada saat kita melaksakan mandi wajib. Meskipun sunnah namun langkah ini juga sangat penting untuk membersihkan diri kita dari kotoran ataupun najis yang menempel pada diri kita. Karena dengan melakukan wudhu setelah mandi wajib dilaksanakan maka akan lebih sempurna lagi kesucian diri kalian.

 

Memakai Wewangian

Mandi wajib yang diperintahkan Rasulullah SAW yaitu degan menggunakan wewangian setelah melakukan urutan langkah diatas. Terutama bagi kaum hawa gunakanlah wewangian pada area rahim dan daerah lainya yang pada saat haid ikut terkena darah menstruasi.

 

Itulah penjelasan tentang bagaimana Cara mandi wajib serta doa niat mandi wajib sesudah haid atau menstruasi. Dan hal-hal yang sangat perlu diperhaikan bagi seorang perempuan yang telah selesai haid atau menstruasi. Jika ada hal yang ingin ditanyakan, silahkan kirimkan di kolom komentar dibawah ini.



Pengertian Vulkanisme: Jenis, Gejala, Tanda-Tanda, Proses dan Dampak Vulkanisme

Pengertian Vulkanisme: Jenis, Gejala, Tanda-Tanda, Proses dan Dampak Vulkanisme

Pertama tama, apakah kalian sudah tau apa itu haid? Haid merupakan darah yang dikeluarkan oleh rahim seorang wanita ketika sudah menginjak masa baligh. Kemudian haid juga dapat dialami oleh seorang wanita pada waktu-waktu tertentu, dan waktu minimalnya adalah satu hari satu malam dan maksimalnya adalah lima belas hari.

pada umumnya , siklus menstruasi biasanya terjadi selama 3 sampai 7 atau seminggu. Saat berakhirnya menstruasi bagi seorang wanita, maka wajib hukumnya membersihkan diri atau mensucikan diri dengan melakukan mandi wajib setelah menstruasi. Mandi wajib dilakukan dengan cara berniat terlebih dahulu kemudian membersihkan semua bagian tubuh dengan air dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Kemudian jika sedang dalam keadaan menstruasi, wanita tidak diperbolehkan untuk melakukan ibadah lima waktu ataupun berpusa di bulan suci ramadhan. Malahan ketika dipaksakan melakukan ibadah justru akan mendapat dosa dan ibadahnya tidak akan diterima oleh Allah SWT.

 

Perintah Mandi Wajib

Kemudian terdapat perintah untuk melakukan mandi wajib. Perintah-perintah tersebut berdasarkan Al-Qur’an, yakni seperti yang tercantum pada Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat ke 6 serta Al-Qur’an surat An-Nisa ayat ke 43.

 

untuk perintah yang terdapat di surat An-Nisa yang berbunyi :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَىٰ حَتَّىٰ تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ وَلَا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّىٰ تَغْتَسِلُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُورًا

yang memiliki arti atau terjemahan:

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.”

 

Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Mandi Wajib

Ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan ketika mandi wajib sesudah haid,

  • Mandi wajib sangat perlu menggunakan air yang bersih karena digunakan untuk membersihkan diri kita dari najis dan  kembali mensucikan diri kita setelah mangalami haid.
  • Semua bagian tubuh harus terkena air untuk memastikan seluruh tubuh bersih.
  • Mandi wajib juga perlu di sempurakan dengan wudhu.
  • Tidak menggunakan penutup dibagian tubuh manapun supaya air dapat membersihkan kotoran-kotoran yang menempel pada tubuh.

 

Bacaan Niat Mandi Wajib Haid Arab, Latin dan Artinya

Kemudian untuk lafal bacaan niat mandi wajib itu sendiri adalah seperti dibawah ini :

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitul ghusla lirofi’i khadatsil khaidhi lillaahi ta’aalaa”

Artinya :” Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadast haid karena Allah Ta’ala”

Setelah membaca niat sesuai dari bacaan diatas, Kemudian langkah selanjutnya yang perlu dilakukan dalam mandi wajib yaitu membersihkan seluruh badan dari najis yang menempel di tubuh. hal ini dilakukan guna untuk membersihkan diri atau kembali suci.

 

Cara Mandi Wajib Sesudah Haid

Untuk melakukan mandi wajib bagi wanita yang sudah selesai haid atau menstruasi, maka berikut ini cara mandi wajib yang bisa kalian lakukan.

Mandi wajib

Jika kita ingin membersihkan diri dari najis atau mandi wajib selain bacaan niat yaitu dengan membersihkan seluruh tubuh dengan menggunakan air, dengan membersihkan kemaluan dari kotoran hingga bersih dengan sabun.

Baca Juga: Doa Mandi Wajib.

 

Menyiram Air Ke Atas Kepala

Untuk mengembalikan kesucian diri dari najis setelah haid dengan membilaskan air ke atas kepala hingga masuk ke dalam pori-pori kulit kepala sembari malukan pijatan dikepala agar meresap kedalam pori-pori kulit sehingga dapat membasuh dan membersihkan rambut yang kotor setelah haid, lakukan dengan pelan-pelan.

 

Menyiram Air Ke Seluruh Tubuh

Setelah melakukan pembersihan dengan menyiram air ke atas kepala dilanjutkan degan menyiram air ke keseluruh tubuh seperti pada saat kalian melakukan mandi biasa.

Mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki harus benar benar terbasahi dengan air dan menggosok gosokan bagian tubuh supaya lebih bersih terutama sela-sela bagian tubuh yang sulit di dibersihkan seperti ketiak, sela-sela jari kaki dan tangan, sela-sela kuku dan lainya.

 

Berwudhu

Wudhu merupakan salah satu sunnah yang biasanya dilakukan pada saat kita melaksakan mandi wajib. Meskipun sunnah namun langkah ini juga sangat penting untuk membersihkan diri kita dari kotoran ataupun najis yang menempel pada diri kita. Karena dengan melakukan wudhu setelah mandi wajib dilaksanakan maka akan lebih sempurna lagi kesucian diri kalian.

 

Memakai Wewangian

Mandi wajib yang diperintahkan Rasulullah SAW yaitu degan menggunakan wewangian setelah melakukan urutan langkah diatas. Terutama bagi kaum hawa gunakanlah wewangian pada area rahim dan daerah lainya yang pada saat haid ikut terkena darah menstruasi.

 

Itulah penjelasan tentang bagaimana Cara mandi wajib serta doa niat mandi wajib sesudah haid atau menstruasi. Dan hal-hal yang sangat perlu diperhaikan bagi seorang perempuan yang telah selesai haid atau menstruasi. Jika ada hal yang ingin ditanyakan, silahkan kirimkan di kolom komentar dibawah ini.