Urbanisasi: Pengertian, Dampak, Tujuan, Faktor Penarik, Pendorong

By

pengertian urbanisasi

Urbanisasi merupakan suatu hal yang dilakukan oleh pemerintah biasanya ketikaa ada penduduk di suatu kota yang meningkat lebih lambat dengan dibandingkan negara berkembang.

Di sisi lain pertumbuhan kota yang relatif lebih imbang atau perbedaan tidak besar) atau bisa juga ketika penduduk di suatu kota meningkat terlalu cepat sehingga tidak terbagi rata. Intinya untuk meratakan jumlah penduduk dan meningkatkan kemakmuran penduduk.

Sebelumnya kita membahas transmigrasi, nah di kesempatan kali ini Pintarnesia akan berbagi artikel kepada teman – teman semuanya pengertian urbanisasi, dampak urbanisasi, faktor, dan tujuan dari dilakukannya urbanisasi. Simak pembahasannya di bawah ini dengan baik ya!

 

Pengertian Urbanisasi

pengertian urbanisasi

Pintarnesia memberikan pengertian urbanisasi pada artikel kali ini dari 2 sudut pandang, yaitu pengertian urbanisasi secara umum dan pengertian urbanisasi menurut pendapat para ahli. Berikut di bawah ini penjelasan pengertian urbanisasi :

 

Pengertian Urbanisasi Secara Umum

Pada dasarnya pengertian urbanisasi adalah bentuk tindakan perpindahan yang dilakukan oleh penduduk desa menuju ke wilayah kota. Urbanisasi dilakukan dengan tujuan untuk memperatakan jumlah penduduk yang ada di suatu kota dan desa. Dengan begitu diharapkan bisa meningkatkan kualitas hidup setiap penduduk tersebut.

Peningkatan jumlah penduduk yang signitfikan di dalam suatu populasi kota yang tidak disertai dengan dukungan lapangan pekerjaan, fasilitas umum, ketersediaan sumber daya, lahan tempat tinggal, atau hal terkait lainnya tentu bisa menjadi masalah yang sangat serius.

Proses pemindahan urbanisasi sendiri ada 2 macam yaitu mobilitas dan migrasi. Mobilitas adalah pergerakan orang – orang dengan sifat yang hanya sementara atau tidak permanen. Sedangkan migrasi adalah perpindahan penduduk yang dilakukan dari wilayah desa ke kota dengan tujuan untuk tinggal yang bersifat secara permanen.

Harus ada pihak yang berperan memberikan sosialisasi atau pengarahan kepada target urbanisasi supaya mereka bisa ikut mendukung dilaksanakannya program tersebut, seperti misalnya diberikan pengetahuan terkait bahwa hal tersebut dilakukan untuk memperbaiki kehidupan mereka dan penduduk lainnya.

 

Pengertian Urbanisasi Menurut Ahli

Di bawah ini ada beberapa ahli yang mengemukakan pendapat mereka terkait definisi dari urbanisasi, ada berbagai pendapat yang mereka nyatakan terkait pengertian urbanisasi. Berikut beberapa pengertian urbanisasi menurut pendapat ahli :

  • Daldjoeni, pengertian urbanisasi adalah ketika permukiman kota cenderung tumbuh terus baik dalam luasnya, maupuan jumlahnya, bersama ini sudah semestinya bahwa proporsi penduduk dunia kita yang tinggak di kota kecil maupun kota besar meningkat. Pertambahan proporsi tersebut disebut juga sebagai urbanisasi.
  • Kantsebovskaya, pengertian urbanisasi dapat diartikan sebagai suatu gejala, atau proses yang sifatnya multi-sektoral, baikditinjau dari sebab maupun akibat yang ditimbulkan.
  • Ir. Triatno Yudo Harjoko, pengertian urbanisasi adalah suatu proses perubahan masyarakat dan kawasan dalam suatu wilayah yang non-urban menjadi urban.
  • Shryyock dan Siegel, pengertian urbanisasi adalah suatu pertambahan penduduk di wilayah perkotaan.
  • Ensiklopedi Nasional Indonesia, pengertian urbanisasi adalah suatu proses kenaikan proporsi jumlah penduduk yang tinggal di daerah perkotaan. Selain itu dalam ilmu lingkungan, urbanisasi dapat diartikan sebagai suatu proses pengkotaan suatu wilayah. Proses pengkotaan ini dapat diartikan dalam dua pengertian.
  • Prof. Dr. Herlianto, pengertian urbanisasi adalah bentuk proses pertumbuhan daerah pertanian / pedesaan menjadi perkotaan, daerah pedesaan yang berkembang menuju kota atau desa yang mempunyai ciri-ciri seperti kota, proses yang dialami manusia dari bentuk kehidupan agraris pedesaan menjadi kehidupan industri perkotaan, dan proses perpindahaan penduduk dari desa ke kota atau dari pekerjaan pertanian di desa ke pekerjaan industri di kota.
  • J.H De Goede pengertian urbanisasi adalah ketika adanya perpindahan penduduk ke kota, bertambah besarnya jumlah tenaga kerja di sektor industri dan jasa, tumbuhnya pemukiman menjadi kota, munculnya pemukiman kumuh, mulusnya pengaruh kota di daerah pedesaan meliputi segi ekonomi, sosial, psikologi, politik dan kebudayaan dalam arti luas.

 

 

Faktor – Faktor Urbanisasi

Secara garis besar ada 2 faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya proses urbanisasi, faktor yang pertama adalah faktor penarik atau pull factors dan yang kedua adalah faktor pendorong atau push factors. Pintarnesia memberikan sedikit penjelasannya di bawah ini, faktor – faktor urbanisasi :

 

Faktor Penarik (Pull Factors)

Faktor Penarik (Pull Factors) adalah faktor yang menjadi alasan kenapa orang di daerah pedesaan melakukan proses migrasi atau mobilitas ke daerah perkotaan, beriku beberapa faktor penarik urbanisasi (pull factors) :

  • Ada kemungkinan karena seseorang diusir dari desa tempatnya berasal, dengan begitu sebagai pelarian pindah ke kota.
  • Lahan pertanian di desar yang menjadi semakin sempit.
  • Karena ada perasaan tidak cocok dengan suatu budaya yang ada di tempat asalnya.
  • Karena faktor lapangan pekerjaan yang kuran, sehingga mereka menganggur ketika di desa, sehingga memilih pindah ke kota.
  • Kurangnya fasilitas sarana dan prasarana yang ada di desa, contohnya adalah sarana untuk hiburan penduduk yang masih kurang.
  • Memiliki impian kuat menjadi orang kaya, karena tingkat upah di kota lebih tinggi.
  • Karena melanjutkan pendidikan yang biasanya di desa fasilitas dan kualitasnya cenderung kurang.
  • Mencari adat yang  lebih longgar.

 

Faktor Pendorong (Push Factors)

Faktor Pendorong (Push Factors) adalah faktor yang menjadi suatu pendorong terjadinya urbanisasi. Secara umum berikut di bawah ini adalah beberapa faktor pendorong urbanisasi (push factors) :

  • Kurangnya pendapatan di wilayah desa.
  • Keadaan pada daerah desa yang biasanya memiliki pola kehidupan statis sehingga lambat untuk mengalami kemajuan.
  • Adat dan istiadat di suatu desa yang masih kuat.
  • Fasilitas pendidikan atau sekolah yang kurang berkualitas dan memadai kebutuhan.
  • Kurangnya lapangan pekerjaan, biasanya masyarakat desa lebih mengandalkan hasil tani, kebun, dan ladang.
  • Tingkat ekonomi rendah di desa yang selalu mengakar dari masa ke masa.
  • Tingkat keamanan di daerah desa yang kurang.

Baca Juga: Faktor Pendorong Perubahan Sosial.

 

 

Dampak Urbanisasi

dampak urbanisasi

Dilakukannya urbanisasi ini memiliki dampak tertentu terutama bagi masyarakat yang melaksanakan, untuk wilayah lama, dan wilayah baru yang akan ditempati penduduk pindahan tersebut.

Dampaknya ada dua macam yaitu dampak negatif dan dampak positif, berikut ada beberapa dampak umum yang biasanya ditimbulkan dari urbanisasi. Dampak Positif Urbanisasi dan Dampak Negatif Urbanisasi

 

Dampak Positif Urbanisasi

  • Sebagai salah satu cara untuk meningkatkan tingkat ekonomi suatu wilayah.
  • Bisa memungkinkan untuk mengurangi jumlah pengangguran yang ada di wilayah desa.
  • Kemungkinan bisa memenuhi kebutuhan tenaga kerja lebih besar jika di wilayah kota.
  • Untuk memberikan kesempatan baru kepada penduduk desa membuka usaha – usaha di daerah kota.
  • Untuk meningkatkan taraf hidup dari penduduk yang sebelumnya di desa menjadi lebih baik lagi.

 

Dampak Negatif Urbanisasi

  • Berkurangnya suatu tenaga yang terampil dan terdidik di daerah desa.
  • Produktivitas daerah pertanian di desa yang menjadi menurun.
  • Meningkatnya jumlah tindak kejahatan dan kriminalitas di wilayah kota.
  • Meningkatnya jumlah pengangguran yang ada di wilayah kota.
  • Bisa memunculkan daerah pemukiman yang kumuh karena tingkat sulitnya mencari perumahan.
  • Tingkat lalu lintas di daerah kota menjadi semakin padat, dengan begitu akan sering menimbulkan kemacetan yang ada di lalu lintas.

 

 

Tujuan Urbanisasi

tujuan urbanisasi

Seperti yang sudah sedikit dijelaskan pada bagian awal pembuka artikel, bahwa pada dasarnya tujuan dasar atau utama dari urbanisasi adalah meratakan jumlah penduduk, yang dimana itu merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kemakmuran penduduk yang ada di suatu wilayah.

Namun selain itu ada beberapa tujuan lainnya, berikut beberapa contoh tujuan dari urbanisasi. Tujuan Urbanisasi :

  • Untuk memberikan pekerjaan yang lebih baik di kota kepada penduduk yang sebelumnya di desa.
  • Untuk memberikan fasilitas dan sarana pendidikan yang lebih memadai di wilayah kota.
  • Untuk meningkatkan pengetahuan penduduk dengan menempuh pendidikan.
  • Upaya memberikan tingkat kehidupan yang lebih baik dan lebih layak lagi.
  • Sebagai cara untuk memperbaiki tingkat perekonomian (meningkatkan tingkat ekonomi)
  • Ingin memperoleh fasilas dan sarana umum yang cenderung lebih baik daripada ketika ada di desa.
  • Sebagai salah satu cara pemerintah melakukan perataan penduduk di suatu wilayah.

 

Itulah artikel terkait urbanisasi yang berisi pembahasan mengenai pengertian urbanisasi, dampak urbanisasi, faktor, dan tujuan dari dilakukannya urbanisasi dari Pintarnesia.

Mudah – mudahan bisa bermanfaat untuk teman – teman pembaca semuanya. Terimakasih telah membaca artikel mengenai urbanisasi ini, jika ada sesuatu yang ingin di tanyakan bisa tulis di kolom komentar ya!.


Sandy Kurnia Fajar Hobi ngegame, jadi top player dan disayang mamah. Biar jadi orang yang berguna bagi banyak orang.


Baca Lainya Tastynesia:
  1. Kue Balok
  2. Klepon
  3. Kue Pancong
  4. Kue Lumpur
  5. Bolu Kukus
  6. Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *