Mexi Kehidupan lebih berarti jika berguna bagi banyak orang, penyuka drama korea.

Prinsip Geografi: Pengertian, Ruang Lingkup dan Contoh Prinsip Geografi

8 min read

prinsip geografi

Prinsip Geografi – Mungkin bagi anak IPS kata geografi sudah sangat tidak asing lagi karena itu merupakan salah satu subjek yang sering dipelajari.

Bukan hanya anak jurusan IPS saja namun hampir semua kalangan pelajar akan mempelajari ilmu sosial yang satu ini dari tingkat pendidikan rendah hingga tingkat pendidikan tinggi.

Geografi sendiri adalah ilmu yang mempelajari tentang fenomena fisik dan juga manusia diatas bumi. Geografi juga memiliki banyak ilmu cabang yang mencakup cukup banyak aspek mengenai geografi sehingga dalam penjabarannya mempunyai banyak kategori untuk dipelajari satu-persatu.

Selain itu dalam ilmu geografi juga memiliki beberapa prinsip yang mencakup prinsip distribusi (penyebaran), interelasi (keterkaitan), deskripsi (penggambaran) dan juga kronologi (penggabungan).

Kemudian untuk aspek geografi dibedakan menjadi dua yaitu aspek fisik dan aspek sosial yang masing-masingnya masih memiliki cabang didalamnya. Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai ilmu geografi ini mari simak penjelasannya dibawah.

 

Pengertian Geografi

Jika pertama kali mendengar kata geografi mungkin pikiran kalian akan tertuju dengan letak suatu tempat, namun ternyata geografi bukan hanya mencakup tata letak saja namun memiliki banyak ilmu cabang didalamnya.

Jika dilihat secara umum geografi merupakan ilmu yang mempelajari tentang tata letak loksi dan persamaan serta perbedaan fenomena fisik dan manusia diatas bumi.

Ada pula yang menyebutkan jika geografi merupakan ilmu yang mempelajari tentang bumi dan atmosfernya dan juga manusia serta makhluk yang dapat mempengaruhi dan dipengaruhi di bumi.

Istilah geografi sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu “geo” berati bumi dan “graphien” berarti pencitraan. Jadi kesimpulannya geografi dapat diartikan ilmu yang mempelajari segala hal yang ada di bumi.

 

 

Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

Selain pengertian geografi secara umum ada pula beberapa pendapat dari para ahli. Dibawah ini ada beberapa pengertian geografi menurut para ahli.

 

Claudius Ptolomaeus

Claudius Ptolomaeus menyampaikan pendapatnya, geografi merupakan suatu penyajian melalui peta dari sebagian dan seluruh permukaan bumi.

 

Preston E. James

Preston E. James menyampaikan pendapatnya bahwa geografi merupakan induk dari segala ilmu pengetahuan, hal ini karena bidang ilmu pengetahuan selalu di mulai dari keadaan muka bumi yang kemudian beralih pada studi ilmu pengetahuan masing-masing.

 

Frank Debenham

Menurut yang disampaikan Frank Debenham, geografi merupakan ilmu yang bertugas untuk mengadakan penafsiran mengenai persebaran fakta, menemukan hubungan di antara kehidupan manusia dengan lingkungan fisik, serta menjelaskan kekuatan interaksi antara manusia dan alam.

 

Mustofa Bisri

Berdasarkan pendapat Mustofa Bisri, geografi merupakan ilmu yang menguraikan tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora dan fauna, serta basil-basil yang terdapat di bumi.

 

Herioso Setiyono

Herioso Setiyono berpendapat bahwa geografi merupakan suatu ilmu yang mempelajari mengenai hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya serta merujuk terhadap pola persebaran horizontal di permukaan bumi.

 

Ikatan Geografi Indonesia (IGI)

Sedangkan menurut penuturan IGI, geografi merupakan ilmu yang mempelajari persamaan, dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan, dan kelingkungan dalam konteks keruangan.

Baca Juga: 10 Dampak Negatif Perubahan Sosial.

 

Ruang Lingkup Geografi

ruang lingkup geografi

Geografi memiliki tiga ruang lingkup jika dilihat secara garis besar meliputi fisik, sosial, dan juga regional. Apasi penjelasan ketiga ruang lingkup geografi itu? simak penjelasannya dibawah ini.

 

Geografi Fisik

Geografi fisik merupakan salah satu cabang geografi yang mempelajari tentang kondisi fisik pada permukaan bumi, berdasarkan segala fenomena atau peristiwa yang terjadi di bumi.

Hal yang termasuk ke dalam ruang lingkup geografi fisik meliputi semua gejala yang terjadi di bumi dari mulai yang berada di atmosfer (lapisan udara), pedosfer (lapisan tanah), litosfer (lapisan batuan), biosfer (lapisan kehidupan), hidrosfer (lapisan air), hingga yang ada di antroposfer (ruang angkasa), selain itu keadaan yang ada pada lingkungan geosfer, misalnya iklim, relief, bentuk, dan segala sesuatu yang mempengaruhi kehidupan manusia (daratan, udara, dan air) juga termasuk ke dalam geografi fisik.

 

Geografi Sosial

Selanjutnya geografi sosial merupakan cabang geografi yang mempelajari tentang kehidupan manusia di bumi mencakup semua kegiatan manusia sehari-harinya termasuk lingkungan hidupnya.

Budaya, ekonomi, teknologi, dan kehidupan sosial manusia juga merupakan beberapa contoh yang termasuk ke dalam geografi sosial.

 

Geografi Regional

Dan yang terakhir geografi regional merupakan cabang geografi yang mempelajari tentang hal khusus yang terjadi di suatu tempat atau daerah tertentu seperti di suatu desa, kota, provinsi atau negara.

Geografi regional juga mempelajari hal khusus yang ada pada suatu wilayah, baik aspek sosial maupun aspek fisik.

 

 

Objek Studi Geografi

objek studi geografi

Dalam mempelajari ilmu geografi juga memerlukan objek studi sebagai medianya, dalam ilmu geografi sendiri ada dua objek studi yaitu formal dan juga material. Apasi maksud dari objek studi geografi? simak penjelasannya dibawah.

 

Objek Formal

Objek formal merupakan salah satu objek studi geografi yang berhubungan dengan keruangan di bumi yang di khususkan untuk membahas mengenai fenomena keruangan sehingga sering dilakukan analisis lokasi dalam geografi termasuk persebaran di dalam bumi, yang dapat membantu ditemukannya berbagai informasi lainnya yang saling berkaitan.

 

Objek Material

Selanjutnya objek material yaitu objek studi dalam geografi yang berbentuk materi atau fenomena yang ada di seluruh permukaan bumi baik di litosfer, atmosfer, pedosfer, biosfer, hidrosfer dan juga antroposfer.

 

 

Cabang Cabang Geografi

Ilmu geografi dibagi menjadi beberapa cabang yang masing-masingnya berisi objek yang berbeda. Dengan demikian kita harus mengetahui masing-masing cabangnya agar dapat mempelajarinya lebih lanjut. Untuk lebih jelasnya simak cabang-cabang geografi dibawah ini

  1. Biogeografi, yaitu bidang ilmu yang mempelajari tentang distribusi organisme di permukaan bumi.
  2. Paleontologi, yaitu ilmu yang mempelajari mengenai sejarah kehidupan di bumi, termasuk kehidupan tumbuhan, hewan di jaman prasejarah yang telah menjadi fosil.
  3. Hidrologi, yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang distribusi, pergerakan, siklus, sumber daya, dan kualitas air yang ada di seluruh bumi.
  4. Hidrogeologi, yaitu cabang dari hidrologi yang fokus mempelajari tentang pergerakan air di dalam tanah dan batuan pada kerak bumi.
  5. Oseanografi, yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari semua hal yang berhubungan dengan lautan.
  6. Geologi, yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bumi secara khusus, mulai dari komposisi, struktur, sifat fisik, dan proses pembentuknya.
  7. Geokimia, yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai komposisi kimia yang merupakan bagian dari bumi.
  8. Geomorfologi, yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bentuk lahan dan proses yang mengakibatkan pembentukan lahan.
  9. Geofisika, yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bumi dalam kaitannya dengan prinsip-prinsik fisika.
  10. Mineralogi, yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang mineral, mulai dari sifat kimia, struktur kristal dan fisika dari mineral tersebut.
  11. Petrologi, yaitu cabang dari geologi yang fokus mempelajari tentang batuan dan kondisi pembentukannya.
  12. Vulkanologi, yaitu ilmu yang mempelajari mengenai gunung berapi, magma, lava, dan fenomena geologi yang berhubungan.
  13. Demografi, yaitu ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai penduduk, mulai dari komposisi penduduk hingga jumlah penduduk suatu wilayah.
  14. Antropologi, yaitu ilmu yang mempelajari mengenai manusia, khususnya tentang ciri-ciri, warna kulit, bentuk fisik, masyarakat, dan kebudayaan manusia.
  15. Astronomi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang benda-beda langit di luar atmosfer bumi. Misalnya bintang, bulan, matahari, dan ruang angkasa.
  16. Geografi Matematik, yaitu cabang geografi yang berhubungan dengan perkiraan ukuran, bentuk, serta gerakan bumi.
  17. Geografi Historik, yaitu cabang geografi yang mempelajari tentang sejarah dan perkembangan bumi.
  18. Geografi Regional, yaitu cabang geografi yang khusus mempelajari wilayah atau kawasan tertentu di bumi.
  19. Geografi Politik, yaitu cabang geografi yang secara khusus melakukan pengkajian mengenai kondisi politik untuk kepentingan negara secara geografis.

 

 

Prinsip Prinsip Geografi dan Contohnya

Setelah mengetahui cabang-cabang geografi alangkah baiknya kita juga mengetahui prinsip-prinsip geografi. Ilmu geografi memiliki beberapa prinsip yang meliputi prinsip distribusi, interelasi, deskripsi dan jugs korologi. Untuk penjelasan masing-masing prinsip tersebut simak penjelasan dibawah.

 

Prinsip Distribusi (Penyebaran)

Yang pertama prinsip distribusi (penyebaran) adalah prinsip geografi yang paling utama karena prinsip persebaran berfungsi sebagai media untuk menelaah gejala fenomena geografi yang terjadi dan tersebar di seluruh permukaan bumi secara tidak sama dan tidak merata.

Fenomena geografi yang diteliti dapat berupa bentang alam, tumbuhan, hewan, manusia dan juga makhluk lainnya yang ada di bumi.

Keuntungan lain digunakannya prinsip geografi yang satu ini adalah untuk mengungkap hubungan suatu fenomena dengan fenomena yang lainnya yang dinilai terlalu luas secara menyeluruh. Selain itu prinsip penyebaran ini dapat digunakan untuk meramalkan keadaan atau kondisi di masa yang akan datang.

Contoh prinsip distribusi (penyebaran)

  1. Persebaran flora (tumbuhan) dan fauna (hewan) di wilayah Indonesia
  2. Persebaran potensi air yang berbeda dari satu tempat dengan tempat lainnya
  3. Penyebaran total penduduk transmigran yang ada di Indonesia tidak merata

 

Prinsip Interelasi (Keterkaitan)

Prinsip interelasi (keterkaitan) adalah prinsip geografi berikutnya yang merupakan prinsip interelasi atau keterkaitan antara satu fenomena dengan fenomena lainnya.

Prinsip geografi yang satu ini digunakan untuk mencari tahu hubungan yang saling terkait antara gejala suatu geografi dengan gejala geografi lain yang masih dalam satu ruang.

Prinsip interelasi ini juga berfungsi sebagai pengurai hubungan antara satu gejala dengan gejala yang lainnya dalam suatu ruangan tersebut.

Karena makhluk-makhluk di bumi memiliki hubungan yang saling terkait baik antara alam dan manusia sehingga dibutuhkan prinsip keterkaitan atau sebab-akibat.

Keterkaitan dapat terjadi antara semua makhluk yang ada di bumi contohnya alam dengan alam, manusia dengan manusia, ataupun alam dengan manusia.

Contoh prinsip interelasi (keterkaitan)

  1. Kekeringan yang terjadi sebagai dampak adanya fenomena La Nina
  2. Fenomena banjir akibat adanya penebangan hutan di wilayah hulu
  3. Kondisi iklim di Indonesia kita inilah yang dipengaruhi oleh letak geografis Indonesia
  4. Penduduk pesisir pantai banyak yang menjadi nelayan karena dekat dengan wilayah lautan

 

Prinsip Deskripsi (Penggambaran)

Selanjutnya prinsip deskripsi yang termasuk kedalam prinsip geografi. Prinsip deskripsi berfungsi untuk memberikan penjelasan lebih rinci tentang gejala fenomena yang dapat diamati dan terjadi di muka bumi.

Prinsip penggambaran pada intinya memberikan informasi yang lebih mendalam mengenai karakteristik spesifik pada gejala-gejala geografi yang terjadi di muka bumi.

Prinsip deskripsi ini dimasukkan dalam ilmu geografi untuk membantu menggambarkan fenomena geosfer yang memerlukan penggambaran baik melalui tulisan, tabel, gambar dan grafik yang disajikan oleh fakta, gejala dan masalah keterkaitan secara kualitatif atau pun kuantitatif.

Contoh prinsip deskripsi (penggambaran)

  1. Tabel angka pengangguran di provinsi Jawa Timur
  2. Grafik peta lempeng tektonik di dunia
  3. Peta wilayah lautan di kawasan Asia Tenggara
  4. Gambar persebaran curah hujan di Indonesia

Baca Juga: Pengertian Wilayah.

 

Prinsip Korologi (Gabungan)

Kemudian ada prinsip korologi (gabungan) merupakan prinsip geografi terakhir yang memadukan tiga prinsip geografi yang sudah sebelumnya dengan cara penggabungan.

Prinsip gabungan ini bertujuan untuk meneliti gejala, fakta, fenomena maupun permasalahan yang ada pada suatu tempat di muka bumi ditinjau dari tempat persebaran, interelasi, interaksi dan integrasinya dalam ruang atau tempat tertentu.

Prinsip geografi yang satu ini merupakan prinsip geografi yang paling komprehensif karena memadukan tiga prinsip sebelumnya yaitu prinsip distribusi, interelasi serta deskripsi dalam satu prinsip baru yaitu prinsip korologi.

Karena prinsip ini merupakan gabungan dari tiga prinsip geografi yang lainnya sehingga prinsip korologi atau gabungan ini termasuk sebagai ciri-ciri geografi modern.

Contoh prinsip korologi (gabungan)

  1. Untuk meneliti masalah hujan yang terus menerus harus diteliti mengenai persebaran curah hujan di Indonesia, penyebab kenapa adanya perbedaan curah hujan di berbagai daerah serta dampak yang ditimbulkan dari tingginya curah hujan di wilayah tertentu.
  2. Untuk meneliti masalah suhu udara maka harus diteliti mengenai perbedaan suhu udara di pedesaan dan perkotaan, penyebab timbulnya pedesaan serta pengaruh banyaknya pepohonan di desa terhadap suhu udara di wilayah pedesaan dibanding perkotaan.

 

Itu dia penjelasan singkat mengenai geografi semoga dapat membantu anda lebih paham mengenai geografi. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam artikel ini.

Mexi Kehidupan lebih berarti jika berguna bagi banyak orang, penyuka drama korea.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DarkLight