√ Pengertian Demokrasi Menurut Ahli, Sejarah, Prinsip & Jenis (Lengkap)

Pengertian Demokrasi Menurut Ahli serta Sejarah, Ciri – Ciri, Perinsip, dan Jenis Demokrasi

Pengertian Demokrasi Menurut Ahli serta Sejarah, Ciri – Ciri, Perinsip, dan Jenis Demokrasi

Tahukan kamu apa yang dimaksud dengan demokrasi? Secara umum demokrasi merupakan sebuah sistem pemerintahan dimana semua warga negara dalam sebuah negara memiliki hak dan kesempatan yang sama atau setara untuk ikut serta dalam proses pengambilan keputusan yang akan memengaruhi kelangsungan negara dan kehidupan mereka.

Dengan demikian dapat dapat diartikan bahwa rakyat mempunyai kekuasaan tertinggi dalam hal membuat keputusan yang akan berdampak pada kehidupan mereka secara menyeluruh. Sistem pemerintahan demokrasi memberikan kesempatan penuh kepada masyarakat dalam berpartisipasi secara aktif dalam proses perumusan, pengembangan, dan penetapan undang – undang, baik melalui perwakilan ataupun secara langsung.

Secara etimologis, kata demokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu “Demos” dan “Kratos”. Demos yang memiliki arti rakyat atau khalayak, dan Kratos  yang memiliki arti pemerintahan. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pengertian demokrasi secara umum adalah sebuah pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat.

 

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli

Lantas apa saja pengertian demokrasi menurut para ahli, mari kita simak penjelasanya seperti berikut:

 

1. Abraham Lincoln

Menurut Abrahan Lincoln, pengertian demokrasi adalah suatu sistem pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Artinya, rakyat adalah pemegang kekuasaan tertinggi dalam suatu pemerintahan, dimana masing-masing dari mereka memiliki hak yang sama dalam upaya mengatur kebijakan pemerintahan.

 

2. Charles Costello

Menurut Charles Costello, arti demokrasi adalah sistem sosial serta politik pemerintahan diri dengan kekuasaan – kekuasaan pemerintah yang dibatasi oleh hukum serta kebiasaan dalam melindungi hak-hak individu warga negara.

 

3. H. Harris Soche

Menurut H. Harris Soche, pengertian demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan rakyat. Dengan kata lain, rakyat merupakan pemegang kekuasaan dalam pemerintahan yang memiliki hak untuk mengatur, mempertahankan, serta melindungi diri mereka dari adanya paksaan dari wakil – wakil mereka.

 

4. Sidney Hook

Menurut Sidney Hook, pengertian demokrasi adalah suatu sistem pemerintahan dimana keputusan-keputusan penting pemerintah baik secara langsung maupun tidak langsung dibuat berdasarkan pada kesepakatan mayoritas yang diberikan rakyat yang telah berusia dewasa secara bebas.

 

5. Hans Kelsen

Menurut Hans Kelsen, pengertian demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat dan untuk rakyat. Dalam hal ini, wakil – wakil rakyat yang terpilih merupakan pelaksana kekuasaan negara, dimana rakyat telah memiliki keyakinan bahwa segala kehendak serta kepentingan mereka akan selalu diperhatikan dalam pelaksanaan pemerintahan tersebut.

 

 

Sejarah Demokrasi di Indonesia

Sebenarnya sistem demokrasi telah lama dikenal dan diterapkan sejak jaman Yunani kuno. Dalam pelaksanaannya rakyat berperan secara langsung dalam proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan keberlangsungan sebuah negara. Tentunya sistem demokrasi secara langsung pada jaman Yunani kuno tersebut akan sulit untuk diterapkan pada suatu negara dengan wilayah yang sangat luas dan jumlah penduduk yang sangat banyak.

Karena Indonesia terdiri dari ribuan pulau dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta jiwa, tentu saja sistem demokrasi ala Yunani kuno sudah tidak relevan dan efektif lagi jika diterapkan. Maka dari itu, itulah yang menyebabkan negara Indonesia membentuk lembaga perwakilan rakyat yaitu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Dalam hal ini DPR memiliki peran untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Kondisi ini kemudian memunculkan sistem demokrasi perwakilan atau demokrasi tidak langsung. Di era pemerintahan presiden Soekarno, Indonesia pernah menggunakan sistem pemerintahan demokrasi terpimpin. Kemudian pada masa pemerintahan presiden Soeharto digunakanlah demokrasi Pancasila hingga era reformasi.

Nah pada era reformasi inilah Indonesia muali mengalami proses banyak perbaikan dalam penerapan demokrasi. Hal tersebut dapat dilihat dari proses pemilihan Presiden, anggota Legislatif, dan kepala daerah bisa dilakukan pemilihan secara langsung oleh masyarakat demi terakomodasinya aspirasi masyarakat untuk memilih pemimpin mereka secara langsung.

Penerapan demokrasi di Indonesia telah banyak melalui proses hingga pada saat ini keadilan dan kebebasan berpendapat bisa dilakukan oleh masyarakat secara bebas namun bertanggung jawab. Jika dilihat dari pengertian demokrasi, bahwa rakyat Indonesia pada saat ini dapat berperan secara aktif dalam memilih wakil dan para pemimpinya tanpa adanya paksaan dan intimidasi dari pihak tertentu.

 

 

Prinsip – Prinsip Demokrasi

Dalam pelaksanaannya demokrasi mestinya harus sesuai dengan prinsip – prinsip yang telah ditentukan dan ditetapkan. Adapun beberapa prinsip demokrasi yang harus kamu tahu diantara lain adalah sebagai berikut.

 

1. Negara Berdasarkan Konstitusi

Konstitusi atau undang – undang merupakan sebuah norma sistem politik dan hukum yang telah dibuat oleh pemerintah secara tertulis. Undang – undang ini dijadikan landasan dalam menjalankan suatu negara dan berfungsi sebagai batasan kewenangan pemerintah serta mampu memenuhi hak dari masyarakat.

 

2. Peradilan Tidak Memihak & Bebas

Pemerintah tidak boleh memihak atau melakukan intervensi dalam proses peradilan, karena sistem pemerintahan demokrasi menganut peradilan yang bebas. Artinya proses peradilan haruslah netral serta dapat melihat dan menyelesaikan permasalahan secara jernih sehingga nantinya menghasilkan keputusan yang adil terhadap perkara yang sedang ditangani.

 

3. Kebebasan Berpendapat & Berserikat

Dalam sebuah negara yang menggunakan sistem pemerintahan demokrasi, maka setiap warga negara pada negara tersebut bisa membuat organisasi atau berserikat serta memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Namun dalam proses pelaksanaannya, penyampaian pendapat tersebut harus dilakukan dengan bijak dan bertanggung jawab.

 

4. Adanya Pergantian Pemerintah

Di dalam pemerintahan dengan sistem demokrasi, pergantian pemerintah biasanya dilakukan secara berkala sehingga dapat meminimalisir penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, kolusi, dan nepotisme, seperti yang pernah terjadi pada masa pemerintahan orde baru. Proses pemilihan umum dilakukan berdasarkan asas Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil dalam memilih pemimpin yang dapat diandalkan untuk menjalankan pemerintahan.

 

5. Kedudukan Rakyat Sama di Mata Hukum

Didalam pemerintahan dengan sistem demokrasi, penegakan hukum haruslah dilakukan dengan memerhatikan keadilan dan kebenaran tanpa pandang bulu. Artinya setiap warga negara memiliki kedudukan dan perlakuan hukum yang sama dan pelaku dari pelanggar hukum haruslah mendapatkan hukuman yang tegas sesuai dengan pelanggarannya.

 

6. Adanya Jaminan Hak Asasi Manusia

Sesuai dengan makna dari demokrasi, bahwa perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) sudah menjadi hal utama dalam sebuah sistem demokrasi. Semua pemerintah dan segala institusinya haruslah menghormati dan menghargai Hak Asasi Manusia serta melakukan tindakan yang tegas terhadap siapa saja yang melakukan pelanggaran HAM.

 

 7. Adanya Kebebasan Pers

Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam menyampaikan aspirasi atau pendapat mereka ke pemerintah yaitu melalui pers. Dalam sistem pemerintahan demokrasi, kebebasan pers sudah diberlakukan dalam menyampaikan kritik maupun saran kepada pemerintah dalam proses pembuatan kebijakan. Pers ini juga dapat berfungsi sebagai sosialisasi program – program pemerintah kepada masyarakat. Dengan adanya pers, maka komunikasi antara pemerintah dan masyarakat akan terjalin dengan baik.

 

 

Ciri – Ciri Demokrasi

Suatu negara bisa dikatakan menggunakan sistem pemerintahan demokrasi jika dalam proses pemerintahannya sesuai dengan karakteristik atau ciri- ciri negara demokrasi. Jika dilihat dari pengertian demokrasi, berikut ini merupakan beberapa ciri – ciri sebuah negara yang menggunakan sistem pemerintahan demokrasi.

1. Keputusan Pemerintah Untuk Semua Rakyat

Semua keputusan yang akan diambil oleh pemerintah merupakan hasil dari aspirasi dan kepentingan dari semua warga negara dan bukan berdasarkan atas kepentingan sebuah organisasi atau kelompok. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya adanya tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme didalam masyarakat.

 

2. Menjalankan Konstitusi

Segala sesuatu yang berkaitan dengan kehendak, kepentingan, dan kekuasaan rakyat, haruslah dilakukan berdasarkan konstitusi. Hal tersebut telah tertuang dalam penetapan undang – undang, dimana hukum harus dilakukan secara adil bagi seluruh warga negara.

 

3. Adanya Perwakilan Rakyat

Dalam pemerintahan dengan sistem demokrasi, terdapat lembaga perwakilan rakyat. Lembaga tersebut berfungsi untuk menyampaikan aspirasi atau pendapat masyarakat kepada pemerintah. Di Indonesia sendiri lembaga tersebut mernama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dipilih oleh masyarakat secara langsung melalui pemilihan umum.

 

4. Adanya Sistem Kepartaian

Partai adalah salah satau sarana dalam pelaksanaan sistem demokrasi. Melalui sebuah partai, rakyat dapat menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintahan yang sah. Partai memiliki fungsi untuk mengawasi kinerja pemerintah apakah sesuai dengan aspirai warga negara atau tidak. Selain itu, partai juga menajdi sarana dalam mengusung calon pemimpin, baik pemimpin negara ataupun daerah.

 

 

Jenis – Jenis Demokrasi

Terdapat beberapa jenis sistem pemerintahan demokrasi yang diterapkan di berbagai negara. Jika mengacu pada pengertian demokrasi di atas, adapun beberapa jenis demokrasi yang banyak digunakan di berbagai negara, di antaranya sebagai berikut.

 

1. Demokrasi Berdasarkan Bentuknya

  • Demokrasi Prosedural, adalah bentuk demokrasi dimana dalam melakukan proses pemilihan pemimpin dilakukan secara langsung. Misalnya Pilpres, dan Pilkada.
  • Demokrasi Substansial, adalah bentuk demokrasi dimana nilai – nilai demokrasi diwujudkan dan terdapat perlindungan terhadap minoritas. Misalnya saja kebebasan berpendapat tanpa merugikan kepentingan umum.

 

2. Demokrasi Berdasarkan Prosesnya

  • Demokrasi langsung, adalah proses demokrasi dimana seluruh elemen masyarakat terlibat secara langsung dalam permusyawaratan untuk merumuskan dan memutuskan kebijakan undang – undang.
  • Demokrasi tidak langsung, adalah proses demokrasi dimana dalam membuat sebuah kebijakan atau undang – undang dilakukan oleh perwakilan rakyat misalnya saja Dewan Perwakilan Rakyat.

 

3. Demokrasi Berdasarkan Ideologinya

  • Demokrasi Liberal, yaitu demokrasi yang berlandaskan pada kebebasan individu. Dalam proses pelaksanaannya, negara mempunyai kekuasaan terbatas serta harus memberikan perlindungan kepada hak – hak individu dalam kehidupan warga negaranya.
  • Demokrasi Sosial, yaitu demokrasi yang berlandaskan komunalisme rakyat suatu negara. Dalam proses pelaksanaannya negara memiliki kekuasaan dominan yang mewakili rakyat. Demokrasi ini lebih mengutamakan kepentingan umum dibandingkan hak – hak individu yang bertujuan untuk mengurangi kesenjangan sosial dalam masyarakat.
  • Demokrasi Pancasila, adalah demokrasi yang berlandaskan pada nilai – nilai Pancasila. Demokrasi Pancasila ini digunakan dan diterapkan di negara Indonesia. Hal tersebut seperti yang telah tertuang dalam sila ke-4 Pancasila.

 

Demikianlah informasi yang dapat pintarnesia berikan mengenai pengertian demokrasi sejarah, ciri – ciri, dan prinsip demokrasi serta jenis-jenis demokrasi lengkap. Semoga artikel yang pintarnesia bahas diatas dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu.



Teks Negosiasi: Pengertian, Struktur, Ciri, Kaidah dan Tujuan

Teks Negosiasi: Pengertian, Struktur, Ciri, Kaidah dan Tujuan

Tahukan kamu apa yang dimaksud dengan demokrasi? Secara umum demokrasi merupakan sebuah sistem pemerintahan dimana semua warga negara dalam sebuah negara memiliki hak dan kesempatan yang sama atau setara untuk ikut serta dalam proses pengambilan keputusan yang akan memengaruhi kelangsungan negara dan kehidupan mereka.

Dengan demikian dapat dapat diartikan bahwa rakyat mempunyai kekuasaan tertinggi dalam hal membuat keputusan yang akan berdampak pada kehidupan mereka secara menyeluruh. Sistem pemerintahan demokrasi memberikan kesempatan penuh kepada masyarakat dalam berpartisipasi secara aktif dalam proses perumusan, pengembangan, dan penetapan undang – undang, baik melalui perwakilan ataupun secara langsung.

Secara etimologis, kata demokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu “Demos” dan “Kratos”. Demos yang memiliki arti rakyat atau khalayak, dan Kratos  yang memiliki arti pemerintahan. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pengertian demokrasi secara umum adalah sebuah pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat.

 

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli

Lantas apa saja pengertian demokrasi menurut para ahli, mari kita simak penjelasanya seperti berikut:

 

1. Abraham Lincoln

Menurut Abrahan Lincoln, pengertian demokrasi adalah suatu sistem pemerintahan yang diselenggarakan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Artinya, rakyat adalah pemegang kekuasaan tertinggi dalam suatu pemerintahan, dimana masing-masing dari mereka memiliki hak yang sama dalam upaya mengatur kebijakan pemerintahan.

 

2. Charles Costello

Menurut Charles Costello, arti demokrasi adalah sistem sosial serta politik pemerintahan diri dengan kekuasaan – kekuasaan pemerintah yang dibatasi oleh hukum serta kebiasaan dalam melindungi hak-hak individu warga negara.

 

3. H. Harris Soche

Menurut H. Harris Soche, pengertian demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan rakyat. Dengan kata lain, rakyat merupakan pemegang kekuasaan dalam pemerintahan yang memiliki hak untuk mengatur, mempertahankan, serta melindungi diri mereka dari adanya paksaan dari wakil – wakil mereka.

 

4. Sidney Hook

Menurut Sidney Hook, pengertian demokrasi adalah suatu sistem pemerintahan dimana keputusan-keputusan penting pemerintah baik secara langsung maupun tidak langsung dibuat berdasarkan pada kesepakatan mayoritas yang diberikan rakyat yang telah berusia dewasa secara bebas.

 

5. Hans Kelsen

Menurut Hans Kelsen, pengertian demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat dan untuk rakyat. Dalam hal ini, wakil – wakil rakyat yang terpilih merupakan pelaksana kekuasaan negara, dimana rakyat telah memiliki keyakinan bahwa segala kehendak serta kepentingan mereka akan selalu diperhatikan dalam pelaksanaan pemerintahan tersebut.

 

 

Sejarah Demokrasi di Indonesia

Sebenarnya sistem demokrasi telah lama dikenal dan diterapkan sejak jaman Yunani kuno. Dalam pelaksanaannya rakyat berperan secara langsung dalam proses pengambilan keputusan yang berkaitan dengan keberlangsungan sebuah negara. Tentunya sistem demokrasi secara langsung pada jaman Yunani kuno tersebut akan sulit untuk diterapkan pada suatu negara dengan wilayah yang sangat luas dan jumlah penduduk yang sangat banyak.

Karena Indonesia terdiri dari ribuan pulau dengan jumlah penduduk lebih dari 200 juta jiwa, tentu saja sistem demokrasi ala Yunani kuno sudah tidak relevan dan efektif lagi jika diterapkan. Maka dari itu, itulah yang menyebabkan negara Indonesia membentuk lembaga perwakilan rakyat yaitu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Dalam hal ini DPR memiliki peran untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Kondisi ini kemudian memunculkan sistem demokrasi perwakilan atau demokrasi tidak langsung. Di era pemerintahan presiden Soekarno, Indonesia pernah menggunakan sistem pemerintahan demokrasi terpimpin. Kemudian pada masa pemerintahan presiden Soeharto digunakanlah demokrasi Pancasila hingga era reformasi.

Nah pada era reformasi inilah Indonesia muali mengalami proses banyak perbaikan dalam penerapan demokrasi. Hal tersebut dapat dilihat dari proses pemilihan Presiden, anggota Legislatif, dan kepala daerah bisa dilakukan pemilihan secara langsung oleh masyarakat demi terakomodasinya aspirasi masyarakat untuk memilih pemimpin mereka secara langsung.

Penerapan demokrasi di Indonesia telah banyak melalui proses hingga pada saat ini keadilan dan kebebasan berpendapat bisa dilakukan oleh masyarakat secara bebas namun bertanggung jawab. Jika dilihat dari pengertian demokrasi, bahwa rakyat Indonesia pada saat ini dapat berperan secara aktif dalam memilih wakil dan para pemimpinya tanpa adanya paksaan dan intimidasi dari pihak tertentu.

 

 

Prinsip – Prinsip Demokrasi

Dalam pelaksanaannya demokrasi mestinya harus sesuai dengan prinsip – prinsip yang telah ditentukan dan ditetapkan. Adapun beberapa prinsip demokrasi yang harus kamu tahu diantara lain adalah sebagai berikut.

 

1. Negara Berdasarkan Konstitusi

Konstitusi atau undang – undang merupakan sebuah norma sistem politik dan hukum yang telah dibuat oleh pemerintah secara tertulis. Undang – undang ini dijadikan landasan dalam menjalankan suatu negara dan berfungsi sebagai batasan kewenangan pemerintah serta mampu memenuhi hak dari masyarakat.

 

2. Peradilan Tidak Memihak & Bebas

Pemerintah tidak boleh memihak atau melakukan intervensi dalam proses peradilan, karena sistem pemerintahan demokrasi menganut peradilan yang bebas. Artinya proses peradilan haruslah netral serta dapat melihat dan menyelesaikan permasalahan secara jernih sehingga nantinya menghasilkan keputusan yang adil terhadap perkara yang sedang ditangani.

 

3. Kebebasan Berpendapat & Berserikat

Dalam sebuah negara yang menggunakan sistem pemerintahan demokrasi, maka setiap warga negara pada negara tersebut bisa membuat organisasi atau berserikat serta memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Namun dalam proses pelaksanaannya, penyampaian pendapat tersebut harus dilakukan dengan bijak dan bertanggung jawab.

 

4. Adanya Pergantian Pemerintah

Di dalam pemerintahan dengan sistem demokrasi, pergantian pemerintah biasanya dilakukan secara berkala sehingga dapat meminimalisir penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, kolusi, dan nepotisme, seperti yang pernah terjadi pada masa pemerintahan orde baru. Proses pemilihan umum dilakukan berdasarkan asas Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil dalam memilih pemimpin yang dapat diandalkan untuk menjalankan pemerintahan.

 

5. Kedudukan Rakyat Sama di Mata Hukum

Didalam pemerintahan dengan sistem demokrasi, penegakan hukum haruslah dilakukan dengan memerhatikan keadilan dan kebenaran tanpa pandang bulu. Artinya setiap warga negara memiliki kedudukan dan perlakuan hukum yang sama dan pelaku dari pelanggar hukum haruslah mendapatkan hukuman yang tegas sesuai dengan pelanggarannya.

 

6. Adanya Jaminan Hak Asasi Manusia

Sesuai dengan makna dari demokrasi, bahwa perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) sudah menjadi hal utama dalam sebuah sistem demokrasi. Semua pemerintah dan segala institusinya haruslah menghormati dan menghargai Hak Asasi Manusia serta melakukan tindakan yang tegas terhadap siapa saja yang melakukan pelanggaran HAM.

 

 7. Adanya Kebebasan Pers

Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh masyarakat dalam menyampaikan aspirasi atau pendapat mereka ke pemerintah yaitu melalui pers. Dalam sistem pemerintahan demokrasi, kebebasan pers sudah diberlakukan dalam menyampaikan kritik maupun saran kepada pemerintah dalam proses pembuatan kebijakan. Pers ini juga dapat berfungsi sebagai sosialisasi program – program pemerintah kepada masyarakat. Dengan adanya pers, maka komunikasi antara pemerintah dan masyarakat akan terjalin dengan baik.

 

 

Ciri – Ciri Demokrasi

Suatu negara bisa dikatakan menggunakan sistem pemerintahan demokrasi jika dalam proses pemerintahannya sesuai dengan karakteristik atau ciri- ciri negara demokrasi. Jika dilihat dari pengertian demokrasi, berikut ini merupakan beberapa ciri – ciri sebuah negara yang menggunakan sistem pemerintahan demokrasi.

1. Keputusan Pemerintah Untuk Semua Rakyat

Semua keputusan yang akan diambil oleh pemerintah merupakan hasil dari aspirasi dan kepentingan dari semua warga negara dan bukan berdasarkan atas kepentingan sebuah organisasi atau kelompok. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya adanya tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme didalam masyarakat.

 

2. Menjalankan Konstitusi

Segala sesuatu yang berkaitan dengan kehendak, kepentingan, dan kekuasaan rakyat, haruslah dilakukan berdasarkan konstitusi. Hal tersebut telah tertuang dalam penetapan undang – undang, dimana hukum harus dilakukan secara adil bagi seluruh warga negara.

 

3. Adanya Perwakilan Rakyat

Dalam pemerintahan dengan sistem demokrasi, terdapat lembaga perwakilan rakyat. Lembaga tersebut berfungsi untuk menyampaikan aspirasi atau pendapat masyarakat kepada pemerintah. Di Indonesia sendiri lembaga tersebut mernama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dipilih oleh masyarakat secara langsung melalui pemilihan umum.

 

4. Adanya Sistem Kepartaian

Partai adalah salah satau sarana dalam pelaksanaan sistem demokrasi. Melalui sebuah partai, rakyat dapat menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintahan yang sah. Partai memiliki fungsi untuk mengawasi kinerja pemerintah apakah sesuai dengan aspirai warga negara atau tidak. Selain itu, partai juga menajdi sarana dalam mengusung calon pemimpin, baik pemimpin negara ataupun daerah.

 

 

Jenis – Jenis Demokrasi

Terdapat beberapa jenis sistem pemerintahan demokrasi yang diterapkan di berbagai negara. Jika mengacu pada pengertian demokrasi di atas, adapun beberapa jenis demokrasi yang banyak digunakan di berbagai negara, di antaranya sebagai berikut.

 

1. Demokrasi Berdasarkan Bentuknya

  • Demokrasi Prosedural, adalah bentuk demokrasi dimana dalam melakukan proses pemilihan pemimpin dilakukan secara langsung. Misalnya Pilpres, dan Pilkada.
  • Demokrasi Substansial, adalah bentuk demokrasi dimana nilai – nilai demokrasi diwujudkan dan terdapat perlindungan terhadap minoritas. Misalnya saja kebebasan berpendapat tanpa merugikan kepentingan umum.

 

2. Demokrasi Berdasarkan Prosesnya

  • Demokrasi langsung, adalah proses demokrasi dimana seluruh elemen masyarakat terlibat secara langsung dalam permusyawaratan untuk merumuskan dan memutuskan kebijakan undang – undang.
  • Demokrasi tidak langsung, adalah proses demokrasi dimana dalam membuat sebuah kebijakan atau undang – undang dilakukan oleh perwakilan rakyat misalnya saja Dewan Perwakilan Rakyat.

 

3. Demokrasi Berdasarkan Ideologinya

  • Demokrasi Liberal, yaitu demokrasi yang berlandaskan pada kebebasan individu. Dalam proses pelaksanaannya, negara mempunyai kekuasaan terbatas serta harus memberikan perlindungan kepada hak – hak individu dalam kehidupan warga negaranya.
  • Demokrasi Sosial, yaitu demokrasi yang berlandaskan komunalisme rakyat suatu negara. Dalam proses pelaksanaannya negara memiliki kekuasaan dominan yang mewakili rakyat. Demokrasi ini lebih mengutamakan kepentingan umum dibandingkan hak – hak individu yang bertujuan untuk mengurangi kesenjangan sosial dalam masyarakat.
  • Demokrasi Pancasila, adalah demokrasi yang berlandaskan pada nilai – nilai Pancasila. Demokrasi Pancasila ini digunakan dan diterapkan di negara Indonesia. Hal tersebut seperti yang telah tertuang dalam sila ke-4 Pancasila.

 

Demikianlah informasi yang dapat pintarnesia berikan mengenai pengertian demokrasi sejarah, ciri – ciri, dan prinsip demokrasi serta jenis-jenis demokrasi lengkap. Semoga artikel yang pintarnesia bahas diatas dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu.